Visiuniversal-Blog---- sebagaimana kita ketahui Metafisika adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Banyak ditemukan pengkajian dan praktik-praktik metafisika yang mencengangkan dengan berbagai keunikan dan keajaiban yang mengikuti aktivitas metafisika ini, bahkan terkadang bisa sampai berada diluar nalar manusia.
Di dalam filsafat, pertanyaan tentang susunan serta hakekat dari segala yang ada adalah salah satu pertanyaan terpenting. Pertanyaan ini menjadi dasar dari seluruh filsafat, ilmu pengetahuan dan teknologi modern, sebagaimana kita kenal sekarang ini. Salah satu filsuf yang mencoba menjawab pertanyaan ini secara sistematik adalah Aristoteles.
Aristoteles adalah murid Plato. Ia menulis buku dengan judul Ta meta ta physika, atau Metafisika, pada 340 sebelum Masehi. Buku ini bukanlah sebuah karya utuh, melainkan kumpulan tulisan pendek dari Aristoteles. Ia menamai kumpulan tulisan tersebut sebagai “filsafat pertama”.
Akhmad Solihin February 27, 2025 CB Blogger Indonesia
Pengertian dan definisi Metafisika
Metafisika adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Kajian mengenai metafisika umumnya berporos pada pertanyaan mendasar mengenai keberadaan dan sifat-sifat yang meliputi realitas yang dikaji. Pemaknaan mengenai metafisika bervariasi dan setiap masa dan filsuf tentu memiliki pandangan yang berbeda. Secara umum topik analisis metafisika meliputi pembahasan mengenai eksistensi, keberadaan aktual dan karakteristik yang menyertai, ruang dan waktu, relasi antarkeberadaan seperti pembahasan mengenai kausalitas, posibilitas, dan pembahasan metafisis lainnya.
Mengingat jangkauan kajian yang dipusatkannya, metafisika menjadi sebuah disiplin yang fundamental dalam kajian filsafat. Sepanjang sejarah kefilsafatan, metafisika menjangkau problem-problem klasik dalam filsafat teoretis. Umumnya kajian metafisika menjadi "batu pijakan" atas struktur gagasan kefilsafatan dan prinsip-prinsip yang lebih kompleks untuk menjelaskan problem lainnya. Sehingga, dalam pemahaman metafisika klasik, metafisika membahas pertanyaan-pertanyaan mendasar yang jawaban-jawaban atasnya dapat digunakan menjadi dasar bagi pertanyaan yang lebih kompleks.[butuh rujukan] Misalnya: adakah maksud utama dalam beradanya dunia ini? Lalu apakah keberadaannya sebatas keberadaan yang "mengada" atau dependen terhadap keberadaan lainnya?; Apakah tuhan/tuhan-tuhan ada? Lalu, jika ada, apa saja hal-hal yang bisa manusia tahu/tidak tahu tentangnya?; Benarkah terdapat hal semacam intellectus, terutama dalam pembahasan mengenai pembedaan antara problem pemisahan entitas jiwa badan?; Apakah jiwa sesuatu yang nyata, dan apakah ia berkehendak bebas?; Apakah segalanya tetap atau berubah? Apakah terdapat hal atau relasi yang selalu bersifat tetap yang bekerja dalam berbagai fenomena?; dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang sejenis.
Objek bahasan metafisika bukan semata-mata hal-hal empiri atau hal-hal yang dapat dijangkau oleh pengamatan individual, melainkan hal-hal atau aspek-aspek yang menjadi dasar realitas itu sendiri. Klaim-klaim atas metode dan objek kajian metafisika telah menjadi problem perenial kefilsafatan.
Pembahasan mengenai metafisika memiliki berbagai subbahasan. Misalnya pembahasan sentral metafisika adalah ontologi, yaitu proses analitis dan penggalian klasifikasi berdasarkan prinsip-prinsip kategori keberadaan dan relasi di antaranya. Bahasan sentral lainnya adalah kosmologi metafisik, yaitu kajian mendalam atas prinsip keberadaan dunia, realitas, asal mula, dan makna keberadaan atasnya.
Sejarah dan Konsep Metafisika
Kata "metafisika" dicatut dari set karya Aristoteles yang terdiri dari 14 kelompok karya tentang problem-problem filosofis. Pada mulanya tidak terdapat nama untuk merujuk kajian kefilsafatan ini, hingga Andronikus dari Rodesia menyusun karya-karya filsafat Aristotelian dengan delapan buku di luar label "Fisika" dinamai t? et? t? f?s??? ? ??a (t met t Physika biblia; buku/karya (yang adalah) setelah/disamping F?s??? ????as?? (Phusike akroasis)).[butuh rujukan] Sehingga timbul istilah "Metafisika" yang, secara turun temurun berbelok maknanya dan dimengerti sebagai "sesuatu/ilmu di balik fisika/kulit terluar (yang menutupi sesuatu)".
Terdapat berbagai pemahaman atas maksud kata Metafisika sebenarnya dan menjadi problem bagi para filsuf dan sejarawan hingga kini. Sehingga makna sebenarnya masih belum jelas, mengingat Arisoteles pun tidak menggunakan istilah tersebut untuk menamai teori-teori metafisikanya. Kata "Metafisika" tidak pernah pun jika pernah ada di masa Aristotelian dipakai oleh Aristoteles sendiri, melainkan sering kali ia rujuk sebagai "filsafat awal".[butuh rujukan]
Akan tetapi, para cendekiawan dan komentator mulai mempertanyakan dan mencari arti intrinsik di balik kepantasan atas kesesuaian nama yang diberikannya. Kegiatan beberapa cendekiawan abad ke-20 turut mengarahkan arti alternatif atas metafisika itu sendiri. Pemahaman-pemahaman abad Renaisans melahirkan ide-ide baru seperti meta-bahasa atau penyangga korpus kefilsafatan dan membuat metafisika dipahami sebagai "ilmu atas dunia di luar physis (f?s??, biasanya diterjemahkan sebagai 'alam')."Kajian physis yang dimaksud umumnya berkenaan dengan hal-hal yang melampaui hal-hal keduniaan yang, secara umum, dapat dipahami sebagai ilmu atas hal-hal imaterial (seperti alam kajian Newton, Einstein, atau Heisenberg). Lain halnya dengan Thomas Aquinas yang merujuk metafisika sebagai ilmu tinggi dari urutan kronologi atau pedagogi tahap studi filsafat. Sehingga ilmu metafisika dipahami sebagai "hal yang dipelajari setelah menguasai ilmu-ilmu yang berurusan dengan hal-hal fisik."[4] Akan tetapi, dari semua konsepsi yang telah disebutkan, tidak ada suatu definisi yang disepakati di lintas ilmu kefilsafatan. Dalam karya Aristoteles, bagian karya yang disebut pasca-Fisika tersebut menggambarkan hal yang "tidak mengalami perubahan."
Sejak abad pascaklasik dan abad pertengahan, studi metafisika telah disebut sebagai disiplin filsafat yang berdiri sendiri. Pada abad pertengahan, studi metafisika diberi nama ?p?pte?a (epopte a; melihat, mencerap, memahami). Di sisi lain, kata sifat metafisis, terutama pada abad-abad pencerahan dan abad XIX, biasanya digunakan sebagai julukan dan kata populer untuk menamai sesuatu hal sebagai hal yang "berbau spekulasi", "tidak ilmiah", "totalitarian", atau "pemahaman tidak empiris".
Penolakan terhadap metafisika
Dalam perkembangannya, terma dan ide mengenai metafisika terus menerus berubah. Beberapa pemikir memulai diskursus dan tanda-tanda kematian-kematian metafisika dengan penolakan dan pembuktian atas kesia-siaan dan ketidakterjangkauannya. David Hume, misalnya, secara keras menyatakan bahwa pengetahuan sejati (genuine knowledge) dibentuk tak lain selain fakta dan rerangkai matematis. Sehingga, terlepas dari keduanya, pengetahuan tersebut salah dan tidak menyatakan realitas.[5] Di lain hal, Immanuel Kant dalam Critique of Pure Reason menyatakan bahwa, tidak seperti Hume yang menolak mentah-mentah pengetahuan selain hal yang empiris dan terukur, terdapat suatu lokus pengetahuan yang disebut sintetis a priori.[6] Menurut Kant, terdapat suatu pengetahuan sejati yang terdiri atas fakta-fakta pengetahuan yang independen, lepas dari pengalaman empiris seperti pengetahuan atas ruang, waktu, dan kausalitas. Klaim Hume pun ditolak dengan pemahaman Kantian bahwa terdapat sesuatu hal yang lepas dari keterjangkauan manusia yang sepenuhnya independen dan asali, sehingga klaim Hume gagal untuk memahami adanya noumenon, esensi yang "ada dalam dirinya sendiri" (an Sich).
Kemudian, penolakan selanjutnya diutarakan oleh pengusung verifikasionisme seperti A. J. Ayer dan Rudolf Carnap. Menimbang pernyataan Hume, menurut verifikasionisme, pernyataan metafisis bukan bernilai benar atau salah, melainkan tak bermakna. Karena suatu hal akan bermakna jika hal tersebut terdapat bukti empiris yang dapat dijangkau dan korespondensi ide dengan realitas.[7]
Perdebatan mengenai status kajian metafisis sebagai bidang ilmu menunjukkan ketiadaannya kesatuan internal dalam pemahaman definitif maupun kontekstual. Akan tetapi argumen mengenai hakikat keberadaan metafisika sebagai bahan kajian tak lepas dari statusnya sebagai bidang ilmu.[butuh rujukan] Mungkin saja tak ada hal semacam metafisika sebagai bidang studi. Atau mungkin, seperti kebanyakan filsuf, pernyataan metafisis tak bernilai salah ataupun benar. Atau sebaliknya, teori metafisis memiliki nilai kebenaran, akan tetapi tak dapat terjangkau oleh lemahnya manusia. Hal-hal tersebut adalah pernyataan-pernyataan umum atas keberadaan metafisika.
Eksistensi dan kesadaran
Representasi kesadaran dari abad ke-17.
Eksistensi, sebagai salah satu sub-kajian ontologi, adalah suatu konsep yang aksiomatik dasar pertama yang tak didasari oleh premis yang lebih sederhana/tak dapat direduksi menjadi premis yang lebih sederhana. Eksistensi tak dapat dilepaskan dari semua kajian pengetahuan dan tak dapat dikenai penolakan atasnya. Pembicaraan atas ketiadaan eksistensi, misalnya, adalah pembicaraan atas eksistensi itu sendiri. Premis eksistensi adalah ada (eksis) membuktikan bahwa konsep tersebut adalah aksioma yang menyatakan bahwa terdapat sesuatu/keberadaan, ketimbang ketiadaan.
Kesadaran, di lain hal, adalah kualitas dan kemampuan menerima dan mengidentifikasi keberadaan yang eksis baik dirinya sendiri maupun di liar dirinya.[10] Dalam sejarah kefilsafatan dan keilmuan secara umum, kesadaran telah didefinisikan, diasosiasikan, dan dipahami sebagai ke-berakal-an, kesadaran, qualia, subjektivitas, kontrol eksekutif pada budi, dan terma lainnya.[10][11] Dalam Routledge Encyclopedia of Philosophy, kesadaran diabstraksi menjadi pengetahuan, introspeksi (dan segala pengetahuan yang diproduksi dari proses introspeksi itu sendiri, intensionalitas, dan pengalaman atas fenomena.[12]
Formulasi proposisi cartesian cogito ergo sum misalnya, membuktikan bahwa kesadaran adalah hal yang aksiomatik. Hal tersebut karena tidak seorangpun dapat menolak keberadaan pikirannya sendiri, dan di saat yang sama penolakan tersebut menggunakan kesadaran untuk menolak keberadaan pikirannya sendiri. Akan tetapi, Descartes tak mampu untuk menjelaskan dengan jelas mengenai apa itu kesadaran itu sendiri. Beberapa pemikir selanjutnya mendefinisikan konsepsi kesadaran sebagai perseptor atas hal yang ada, sehingga kesadaran memerlukan hal di luar dirinya untuk berfungsi. Sehingga, kesadaran diderivasi oleh/bergantung terhadap eksistensi. Identitas
Konsep identitas adalah relasi tiap-tiap hal yang merujuk pada dirinya sendiri.[13] Dalam artian lain, identitas adalah suatu hal yang membuat sebuah entitas dapat dikenali dan diuraikan dengan set kualitas atau karakteristik yang membedakan dirinya dengan entitas lainnya. Sehingga, menilik prinsip ketidakberbedaan ontologis Leibniz: jika x identik dengan y, maka segala kualitas yang dimiliki x juga dimiliki y.
Hukum identitas pertama Aristotelian menyatakan bahwa untuk mengada, sebuah eksisten mesti memiliki identitas unik. Sebuah eksisten tidak dapat disebut sebagai sebuah keberadaan tanpa mengada sebagai sesuatu. Konsep identitas penting karena menjelaskan bahwa realitas memiliki sifat yang berbatas, sehingga dimungkinkan untuk diketahui.
Referensi
^ a b van Inwagen, Peter; Sullivan, Meghan (2016-01-01). Zalta, Edward N., ed. "Metaphysics" (2016 ed.). Metaphysics Research Lab, Stanford University, The Stanford Encyclopedia of Philosophy.
^ a b Schmidinger, H. M. (1954). Metaphysik : ein Grundkurs. Kohlhammer. ISBN 3-17-016308-6.
^ Lih. physis dalam Wiktionary.
^ Aquinas, Thomas; Schultz, Janice L.; Synan, Edward A.; Boethius (2001). An exposition of the On the hebdomads of Boethius : Expositio libri Boetii De ebdomadibus. Thomas Aquinas in Translation. V (original scripture). Catholic University of America Press.
^ Hume, David (1948). "132". An Enquiry Concerning Human Understanding.
^ Kant, Immanuel (1985). "B20". Critique of Pure Reason, trans. Norman Kemp Smith. Macmillan Press.
^ Carnap, Rudolf (1935). "The Rejection of Metaphysics". Philosophy and Logical Syntax.
^ Pertanyaan ini merujuk pada Grundfrage der Metaphysik Heidegger, Martin (2000). Einf hrung in die Metaphysik, trans. Gregory Field & Richard Polt. Yale University Press.
^ Dalam hal ini, kata "ada" dimaknai sebagai sesuatu yang mengada secara ontologis. Terdapat berbagai pemahaman atas Ada yang dirujuk dalam filsafat Heideggerian. Untuk lebih lengkap, lihat pula berbagai problem fundamental dalam fenomenologi. Lihat pula Klostermann, Vittorio (ed.). Heidegger Gesamtausgabe. " interpreted the ancient philosophy and understands the being of beings, the reality of the real, as a presence that reality constituted of reality, the ideas [are] according to Plato himself the true reality."
^ a b van Gulick, Robert (2004-06-24). "Consciousness". The Stanford Encyclopedia of Philosophy.
^ William., Farthing, G. (1992). The Psychology of Consciousness. Englewood Cliffs, N.J.: Prentice Hall. ISBN 978-0-13-728668-3.
^ Lormand, Eric (1996). "Consciousness". Di Craig, Edward. Routledge Encyclopedia of Philosophy.
^ Noonan, Harold; Curtis, Ben (2004-12-15). "Identity". The Stanford Encyclopedia of Philosophy.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Metafisika
PENGERTIAN METAFISIKA SEBAGAI CABANG FILSAFAT
Visiuniversal-Blog--Persiapan menyambut bulan Ramadhan adalah hal yang dianjurkan bagi seluruh umat muslim di dunia. Terutama persiapan menentukan waktu kapan mulai berpuasa diawal Ramadhan. Allah SWT pun telah mengkhususkan bulan Ramadhan sebagai bulan dengan keutamaan yang istimewa sehingga menjadi salah satu sarana untuk mencapai tingkat kesempurnaan di hadapan Allah SWT.
PERKIRAAN AWAL PUASA RAMADHAN 1445 Hijriah TAHUN 2024
Awal Bulan puasa atau 1 Ramadan 1445 Hijriah di Indonesia kembali berpotensi berbeda atau mengalami perbedaan. Ada beberapa alasan Simak analisis pakar dan ahli Hilal soal jadwalnya berikut.
Kementerian Agama (Kemenag) baru akan menggelar Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan pada Minggu (10/3) besok. Namun, ada sejumlah versi yang sudah muncul terkait kapan puasa hari pertama di Indonesia.
Ketinggian hilal atau bulan sabit tipis penentu awal bulan Ramadan di Indonesia diprakirakan baru memenuhi kriteria pemerintah dan Nahdlatul Ulama pada 11 Maret. Artinya, awal bulan puasa versi kalender resmi baru dimulai 12 Maret.
Sementara, ketinggian hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 Maret berkisar antara 10,75 derajat di Merauke, Papua, sampai dengan 13,62 derajat di Sabang, Aceh.
Kementerian Agama dan Nahdlatul Ulama memakai kriteria Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) sebagai penentu awal bulan hijriah, termasuk Ramadhan.
Sesuai kriteria MABIMS, patokan utama masuk bulan baru Hijriah adalah hilal punya ketinggian 3 derajat dan elongasi atau jarak sudut Bulan-Matahari 6,4 derajat. Di bawah itu, belum dianggap masuk bulan hijriah baru.
Selain pantauan BMKG, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga meyakini awal puasa jatuh pada Selasa (12/3).
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin mengatakan hasil prediksi posisi hilal pada waktu pengamatan 10 Maret 2024 mendatang dapat dipastikan hampir seluruh wilayah Indonesia tidak ada yang bisa melihat hilal.
"Hasil rukyat tanggal 10 belum ada yang berhasil sehingga diprakirakan pada tanggal 10 saat Maghrib tidak ada hilal yang terlihat dan belum memenuhi visibilitas hilal.
JADWAL PUASA RAMADHAN 1445 Hijriah TAHUN 2024
AWAL PUASA RAMADHAN 1445 Hijriah TAHUN 2024
Visiunive
rsal---Untuk para pengguna layanan Youtube sudah banyak yang mengetahui salah satu hal yang paling menarik tentunya dapat menghasilkan uang dan mendapatkan pendapatan sebagai motivasi mengunggah video ke layanan YouTube ini berupa penghasilan dollar dan rupiah, baik secara langsung yang didapat dari YouTube maupun dari pihak lain, misalnya dari orang atau pihak yang membiayai pembuatan video dan conten tersebut.
Syarat untuk mendapatkan penghasilan ini pun tidaklah terlalu sulit untuk yang mau berusaha dan bekerja keras dalam berkarya. Yang penting, anda harus memiliki akun Adsense. Akun ini bisa dibuat dengan mudah, tinggal mengikuti syarat-syarat lain yang sudah ditetapkan oleh YouTube.
Ada berbagai cara mendapatkan uang dari YoTube, antara lain :
- Pendapatan dari jumlah view
- Pendapatan dari endorsement
- Berjualan produk/jasa sendiri
- Gabungan dari penghasilan dan pendapatan di atas.
Demikian Bab Cara mendapatkan uang dari YouTube untuk anda yang hobby membuat video, semoga bermanfaat. Selamat berkarya.
Akhmad Solihin April 01, 2023 CB Blogger Indonesia
CARA DAPAT UANG DARI YOUTUBE TERBARU 2023
3. Ozonosfer
4. Mesosfer
5. Termosfer
6. Ionosfer
7. Eksosfer
3. Mesosfer
4. Termosfer
5. Eksosfer
![]() |
| Fenomena Aurora di langit |
PENGERTIAN ATMOSFER DAN LAPISAN-LAPISANNYA
Visiuniversal----Tidak lengkap rasanya jika jalan-jalan di Kota Pontianak bila tidak mengunjungi Tugu Khatulistiwa di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Sebenarnya apa sich Tugu Khatulistiwa itu? untuk memahaminya tentu saja kita lihat dulu pengertian dari Khatulistiwa yaitu Dalam ilmu geografi, khatulistiwa (dari bahasa Arab: خط الاستواء) atau ekuator (dari bahasa Inggris equator) merupakan sebuah garis imajinasi yang digambar di tengah-tengah planet di antara dua kutub dan paralel terhadap poros rotasi planet. Garis khatulistiwa ini membagi Bumi menjadi dua bagian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis lintang ekuator adalah 0°. Panjang garis khatulistiwa Bumi adalah sekitar 40.070 km. (Wikipedia.org)
Di khatulistiwa, matahari berada tepat di atas kepala pada tengah hari pada saat ekuinoks sehingga durasi masa siang hari sama sepanjang tahun kira-kira 12 jam.
Tugu Khatulistiwa di Kota Pontianak adalah Tugu Khatulistiwa yang berada di sisi jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara. Tugu bersejarah ini dibuat pada masa pemerintahan Hindia Belanda sebagai penanda letak nol derajat garis khatulistiwa. Sekarang tugu ini menjadi ciri khas Kota Pontianak, yang pada tengah hari 21–23 Maret dan 3 September setiap tahun diperingati hari kulminasi matahari di tempat ini. Kulminasi adalah saat matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa sehingga benda-benda tegak yang berada di sekitar Tugu Khatulistiwa tidak berbayang.
![]() |
| Tugu Khatulistiwa Pontianak |
Sejarah
Tidak banyak data sejarah mengenai Tugu Khatulistiwa. Satu-satunya data yang dipakai penulis adalah uraian sejarah yang menjadi koleksi di dalam kubah Tugu Khatulistiwa. Data sejarah ini menjadi salah satu koleksi Tugu Khatulistiwa. Kalaupun ada di internet, acuannya tidak jauh dari data ini, bahkan sebagian besar mengutip apa adanya. Penulis mengambil gambar mengenai data ini pada Juni 2012.
Uraian sejarah Tugu Khatulistiwa Pontianak diambil dari catatan pada 1941 yang diperoleh dari V. en V oleh Opsiter Wiesse. Catata ini dikutip dari Bijdragentot De Geographe dan Chep Van den topographeschen dien in Nederlandsch Indie: Den 3 Sten Maart 1928. Dalam catatan itu dikatakan bahwa satu Ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli geografi berkebangsaan Belanda tiba di Pontianak untuk menentukan titik/tonggak garis equator.
Pada 1928 mulai dibangun tugu equator ini dengan bentuk sederhana, yaitu dengan tonggak (mungkin sekarang lebih dikenal dengan nama ‘patok’) dengan tanda panah di atasnya. Tugu yang sederhana ini kemudian disempurnakan pada 1930 dengan mengganti tanda panah dengan lingkaran.
Pada 1938 penyempurnaan tugu dilakukan lagi oleh seorang opsiter/architech yang bernama Silaban, sehingga bentuknya menjadi lebih baik. Bangunan tugu hasil penyempurnaan menjadi lebih rumit, yang terdiri atas empat tonggak kayu belian. Masing-masing berukuran 0,30 m, dengan ketinggian tonggak bagian depan (dua tonggak) setinggi 3,05 m dari permukaan tanah. Tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah petunjuk arah setinggi 4,40 m.
Deskripsi
Pada 1990 Tugu Khatulistiwa direnovasi dan dibangun kubah sebagai cungkup pelindung. Di atas kubah itu dibuat duplikat Tugu Khatulistiwa dengan ukuran lima kali lebih besar. Dua tonggk bagian depan berukuran 1,5 m dengan ketinggian 15,25 dari permukaan tanah. Dua tonggak bagian belakang (tempat lingkaran dan anak panah petunjuk arah) berukuran 1,5 m dengan ketinggian 22 m dari permukaan tanah. Panjang anak panah petunjuk arah adalah 10,75 m, dan pada plat di bawah anak panah tertera 109 20’ 00” OLVGR. Tullisan tersebut menunjukkan letak berdirinya Tugu Khatulistiwa pada garis Bujur Timur. Duplikat Tugu Khatulistiwa dan kubah diresmikan pada 21 September 1991 oleh Gubernur Kalimantan Barat, Parjoko Suryokusumo.
Pada Maret 2005, Tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan koreksi untuk menentukan lokasi titik nol garis khatulistiwa di Kota Pontianak. Koreksi dilakukan dengan menggunakan gabungan metoda terestrial dan ekstraterestrial, yaitu menggunakan global positioning system (GPS) dan stake-out. Hasil pengukuran oleh tim BPPT menunjukkan posisi tepat Tugu Khatulistiwa saat ini berada di 00 0’ 3,809” lintang utara; dan 1090 19’ 19,9” bujur timur. Sementara posisi 00 0’ 0” ada di luar taman, tepatnya 117 meter ke arah Sungai Kapuas. Di titik hasil koreksi itu dibuat patok baru yang terbuat dari pipa PVC dan belahan garis barat-timur ditandai dengan tali rafia. Sementara posisi yang tertera dalam tugu asli (00 0’ 0” lintang utara, dan 1090 20’ 00” bujur timur) berdasarkan hasil pelacakan tim BPPT, terletak di 1,2 km dari Tugu Khatulistiwa, tepatnya di belakang satu rumah di Jl Sungai Selamat, kelurahan Siantan Hilir.[3]
Dari hasil koreksi BPPT terlihat bahwa para ahli geografi Belanda saat itu sudah memiliki metode yang nyaris tepat dengan peralatan sederhana. Kesalahan penempatan titik tugu berbeda 117 meter dari lokasi hasil koreksi. Akan tetapi angka koordinat geografi yang tertera pada plat lingkaran di atas tugu memiliki perbedaan yang signifikan, yaitu 1,2 km dari titik tugu.
Kronologis Pembangunan Tugu Khatulistiwa
Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941, dari V.en. Voleh Opsiter Wiese dikutip dari BIJDRAGENTOT DE GEOGRAPHE dari Chep Van den topographeschen dien in Nederlandsch Indie : Den 31 Sten Maart 1928 telah datang di Pontianak, satu Eksperdisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geographie berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis Equator di kota Pontianak, dengan konstruksi sebagai berikut :
a. Tugu Pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan tanda panah.
b. Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkaran dan tanda panah.
c. Tahun 1938 Tugu asli dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh Opsiter/Architech SILABAN dengan ukuran sebagai berikut :
Bangun Tugu terdiri dari 4 (empat) buah tonggak belian, masing-masing 0,30 m, dengan ketinggian tonggak bagian depan sebanyak 2 (dua) buah setinggi 3,05 m dari permukaan tanah dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah petunjuk arah setinggi 4,40 m.
d. Tahun 1990, Tugu Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah dan duplikat Tugunya Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah dan duplikat Tugunya Khatulistiwa dengan ukuran 5 (lima) kali lebih besar dari Tugu yang aslinya adalah sebagai berikut :
- 2 buah tonggak bagian depan dengan ukuran 1,5 m dengan ketinggian 15,25 m dari permukaan tanah.
- 2 buah tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah dengan ukuran 1,5 m dengan ketinggian 22 m dari permukaan tanah panjang anak panah penunjuk arah 10,75 m.
Tulisan plat di bawah anak panah tertenta 109o20'00"" OLVGR menunjukan letak berdirinya Tugu Khatulistiwa pada garis bujur Timur.
e. Peresmian duplikat Tugu Khatulistiwa dan Kubah pada tanggal 21 September 1991 oleh PARJOKO SURYOKUSUMO Gubernur Kalimantan Barat.
![]() |
| Duplikat Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak |
f. Untuk lebih jelasnya konstruksi dan bangunan Tugu Khatulistiwa yang aslinya dapat dilihat pada bagian dalam kubah.
Pada tengah hari yaitu setiap tahunnya tanggal 21-23 Maret dan tanggal 23 september benda-benda tegak lainnya yang berada di sekitar Tugu Khatulistiwa tidak ada bayangan (tanpa bayangan), hal tersebut menunjukan bahwa Tugu Khatulistiwa terletak tepat pada garis lintang Nol derajat.
![]() |
| Tugu Khatulistiwa Pontianak |
Kultimasi Matahari
Gerak semua Matahari. Hari kultimasi atau disebut juga Ekinoks Matahari adalah hari ketika matahari tepat berada di wilayah khatulistiwa. Selama satu tahun, matahari mengalami dua kali Ekinoks, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September (Bayong Tjasyono, 2006). Namun menurut prediksi, ekinoks untuk tahun 2000-2010 yang dibuat oleh Astronomical Applications Departement Amerika Serikat, Ekinoks pada tahun 2008 jatuh pada 20 Maret dan 22 September 2008.
Demikian ulasan tentang Tugu Khatulistiwa yang berada di Kota Pontianak, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung kembali di blog visiuniversal ini. Sukses selalu.
Sumber :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Khatulistiwa
- https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/dpk/tugu-khatulistiwa/
- Musium Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak
Sumber Gambar : Foto-foto Koleksi Pribadi
Akhmad Solihin January 28, 2018 CB Blogger Indonesia
TUGU KHATULISTIWA DI KOTA PONTIANAK
- Astronomi Planet, atau Ilmu Pengetahuan Planet: setan debu Mars. Dipotret oleh NASA Global Surveyor di orbit Mars, coret gelap yang panjang terbentuk oleh gerakan gumpalan atmosfer Mars yang berputar-putar (dengan kesamaan ke angin tornado darat). Setan debu (tempat hitam) mendaki tembok kawah. Coret di setengah tangan benar gambar adalah bukit pasir di lantai kawah.
- Astrometri: penelitian posisi benda di langit dan perubahan posisi mereka. Mendefinisikan sistem koordinat yang dipakai dan kinematika dari benda-benda di galaksi kita.
- Kosmologi: penelitian alam semesta sebagai seluruh dan evolusinya.
- Fisika galaksi: penelitian struktur dan bagian galaksi kita dan galaksi lain.
- Astronomi ekstragalaksi: penelitian benda (sebagian besar galaksi) di luar galaksi kita.
- Pembentukan galaksi dan evolusi: penelitian pembentukan galaksi, dan evolusi mereka.
- Ilmu planet: penelitian planet dan tata surya.
- Fisika bintang: penelitian struktur bintang.
- Evolusi bintang: penelitian evolusi bintang dari pembentukan mereka sampai akhir mereka sebagai bintang sisa.
- Pembentukan bintang: penelitian kondisi dan proses yang menyebabkan pembentukan bintang di dalam awan gas, dan proses pembentukan itu sendiri.
- Arkheoastronomi
- Astrobiologi
- Astrokimia
![]() |
| Teleskop Hubble - Foto: panjury.com |
PENGERTIAN DAN SEJARAH ASTRONOMI
![]() |
| Scott J. Kelly astronot NASA Amerika |
NASA telah menugaskan satu tahun di luar angkasa, tapi perjalanan Mr. Kelly benar-benar akan berakhir beberapa minggu. (Sebuah penundaan yang tak terduga bisa memperpanjang tinggal sedikit.) Meski begitu, ini mengecilkan rekor NASA sebelumnya, yang dipegang oleh Michael López-Alegría, yang menghabiskan 215 hari berturut-turut di luar angkasa pada 2006 dan 2007.
Ini adalah misi keempat Kelly, jadi waktu kumulatifnya di orbit akan menjadi 540 hari, dengan asumsi jadwal pengembalian.
Stasiun Antariksa Internasional ritsleting mengelilingi Bumi lebih dari 17.000 mil per jam, atau sekali setiap 90 menit. Itu berarti selama perjalanan Mr. Kelly, stasiun luar angkasa akan membuat 5.440 orbit, dan matahari akan naik dan turun 10.880 kali dari sudut pandang astronot di atas kapal. Tentu saja, Mr. Kelly tidak melihat semuanya. Dia tidak terus-menerus memandang ke luar jendela, dan dia juga tidur.
Berikut ini adalah agenda dan kegiatan yang dilakukan Mr. Kelly di luar angkasa ini;
143.846.525 mil
Itulah jarak yang akan ditempuh Mr. Kelly selama misi ini, atau kira-kira jarak untuk perjalanan satu arah ke Mars. Tentu saja, di stasiun luar angkasa, Mr. Kelly tidak lebih dari 250 mil dari Bumi.
Mr. Kelly men-tweet sebuah foto bagian dari sistem daur ulang air stasiun luar angkasa, menulis, "Bagus untuk tetes terakhir! Membuat kencing diminum dan mengubahnya menjadi kopi. "Credit Scott Kelly / NASA
193 galon
Itu adalah jumlah air kencing daur ulang dan keringat yang Mr Kelly akan minum, menurut NASA. Air berat dan mahal untuk transportasi dari Bumi, jadi untuk efisiensi, air terus didaur ulang. Teknologi itu akan sangat penting untuk misi antarplanet dimana astronot tidak akan memiliki tempat untuk berhenti mengambil persediaan.
Pete Gauthier, seorang insinyur pengepakan untuk United Space Alliance, menyiapkan treadmill Colbert sebelum diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Kredit Jack Pfaller / NASA
648 mil
Itu tentang seberapa jauh Mr. Kelly berlari di atas treadmill. (Di ruang angkasa, kabel bungee menggantikan gravitasi.) Latihan adalah salah satu strategi yang digunakan NASA untuk membatasi melemahnya tulang dan otot dengan gravitasi nol. Secara keseluruhan, dia akan berolahraga lebih dari 700 jam.
Salah satu treadmill di stasiun luar angkasa disebut Colbert, sebuah pemendekan Beban Operasional Load Bearing External Resistance Treadmill, dan ya, namanya dinamai Stephen Colbert, pembawa acara "The Late Show With Stephen Colbert." Kembali di tahun 2009, NASA jajak pendapat publik tentang apa yang akan memberi nama modul baru untuk stasiun luar angkasa. Colbert memobilisasi pemirsa "The Colbert Report," acara Comedy Central-nya pada saat itu, untuk menulis di "Colbert," yang menang, namun NASA akhirnya menamai modul Tranquility.
Sebagai hadiah penghiburan, treadmill diberi nama Colbert.
Sebuah zinnia berbunga di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 17 Januari. Kredit Scott Kelly / NASA
400 percobaan
Mr. Kelly mengerjakan lebih dari 400 percobaan di luar Stasiun Luar Angkasa Internasional. Salah satu tujuan utama dari pos luar angkasa adalah sebagai platform untuk melakukan studi biologi, fisika dan kesehatan dan melihat apa yang berbeda saat semuanya mengambang.
Dengan misi hampir satu tahun, para ahli kesehatan NASA berharap bisa mendapatkan lebih banyak wawasan tentang efek jangka panjang tanpa bobot. Mereka akan dapat membandingkan data yang dikumpulkan selama perjalanan ini dengan kunjungan dari Mr. Kelly sebelumnya enam bulan di stasiun luar angkasa - dan juga dengan data dari saudara kembarnya, Mark Kelly, seorang astronot NASA pensiunan.
713 foto diposkan dari luar angkasa
Apa pun hal duniawi yang mungkin dialami Mr. Kelly selama misinya, Internet bukanlah salah satunya. Dia memiliki rata-rata lebih dari dua posting Instagram per hari selama misi tersebut. Dan dia telah terhubung dengan 900.000 pengikutnya di Twitter lebih dari 2.000 kali, meskipun beberapa posting pasti dikirim sebelum peluncuran.
Scott Kelly mengatakan bahwa dia pikir dia "membutuhkan sedikit humor" di dalam Stasiun Luar Angkasa Internasional. Video Kredit oleh Scott Kelly pada Tanggal Publish 25 Februari 2016.
1 Kostum Gorilla
Ternyata Mr. Keli juga senang bercanda, dan melakukan humor-humor segar. Katanya sich untuk mengurangi ketegangan dan stress di luar angkasa. Satu pekan didalam satelitnya lalu, Mr. Kelly mengupload sebuah video di Twitter yang menimbulkan pertanyaan banyak orang: Bagaimana kostum gorila sampai ke tempatnya diruang angkasa (terutama mengingat harganya sekitar $ 10.000 per pon untuk mengangkat sesuatu dari bumi ke orbit luar angkasa)?
Brandi Dean, seorang juru bicara NASA, menjelaskan: "Jawaban singkat tentang kostum gorilla adalah bahwa teman dan keluarga Mr. Kelly diberi sejumlah ruang kargo untuk digunakan karena mereka ingin mengirim barang-barang ke kru di stasiun. Tentunya Ini dengan pemeriksaan ketat untuk memastikan barang yang dikirim memenuhi persyaratan keselamatan, namun dinyatakan dianggap rahasia dan pribadi. Kostum gorila pun dikirim ke Mr. Kelly sebagai bagian dari pengiriman tersebut."
"Dibutuhkan sedikit humor untuk meringankan #YearInSpace," tulisnya di Twitter saat ia memposting video tersebut. "Pergi besar, atau pulang ke rumah. Ku pikir aku akan melakukan keduanya.
Source: https://www.nytimes.com/


















