Visiuniversal----Sahabat dan permirsa kita pasti mengenal yang namanya pohon ketapang, biasanya kita melihat pohon ketapang di tanam dan tumbuh sebagai tanaman hias peneduh di taman atau di pinggir jalan. Pohon ketapang dapat tumbuh hingga setinggi 30 hingga 35 meter. Cabang-cabangnya cenderung tumbuh secara horizontal dan berjenjang dengan jarak sekitar 1 hingga 2 meter. Daunnya berukuran sedang hingga besar dan memiliki lebar hingga 24 centimeter. Pohon Ketapang atau Pohon yang dikenal dengan nama Latin "Terminalia Catappa" yang merupakan sinonim dari Terminalia moluccana Lamk, Terminalia procera Roxb, Terminalia Latofofia Blanco. Menurut World Agroforestry Centre, asal-usul pohon ketapang pertama kali ditemukan di Australia, Kamboja, India, Jepang, Laos, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Namun, karena dipercaya memiliki banyak manfaat, pohon ketapang kini telah menyebar hampir ke semua negara, termasuk Indonesia.
Daun ketapang berwarna hijau tua, kasar, dan mengilap, tetapi berubah warna menjadi merah atau kuning saat memasuki musim gugur. Dan ketika telah kering jatuh ketanah daun ketapang berwarna coklat. Para penghobi ikan hias biasanya memanfaatkan daun ketapang kering ini untuk membuat rendaman air daun ketapang sebagai air untuk memelihara ikan hias khususnya ikan cupang atau Betta Fish. Air rendaman daun ketapang ini dipercaya memiliki kandungan PH yang baik, cocok untuk air aquarium tempat hidup ikan hias.
Daun pohon ketapang atau dikenal juga dengan nama Terminalia Catappa mengandung antioksidan yang tinggi dan memiliki sifat antiradang. Tidak hanya itu, daun ketapang juga memiliki kandungan flavonoid. Senyawa ini dikenal baik untuk melindungi tubuh dari berbagai macam jenis penyakit.
Selain bermafaat untuk Ikan hias, daun ketapang juga bermanfaat untuk kesehatan manusia. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun ketapang untuk kesehatan tubuh manusia:
1. Melawan Pertumbuhan Kanker
Daun ketapang memiliki sifat antikarsinogenik. Senyawa tersebut disinyalir dapat menurunkan kemungkinan terbentuknya sel kanker di dalam tubuh.
Terdapat sebuah dugaan bahwa ekstrak air daun ketapang memiliki potensi menekan kanker paru-paru. Penelitian pada tikus menemukan adanya penurunan tumor sebesar 2,6 kali setelah 30 hari dipaparkan ramuan tersebut.
2. Menurunkan Diabetes
Pengujian ekstrak dari daun ketapang yang masih segar pada tikus menemukan fakta, daun ketapang dapat melawan efek negatif diabetes.
Peneliti mengamati penurunan kadar gula darah yang bergantung pada dosis 25 hingga 62 persen, dengan efek maksimum terlihat setelah 15 hari pengobatan.
3. Membantu Pengobatan Hepatitis
Daun ketapang berwarna cokelat dan bertekstur kering banyak digunakan untuk ikan hias dalam mengobati penyakit yang disebabkan oleh patogen.
Melasir dalam herbpathy, daun ketapang yang gugur dari pohonnya juga dapat digunakan untuk pengobatan hepatitis atau peradangan yang terjadi pada liver (hati).
4. Baik untuk Menjaga Imunitas Tubuh
Daun ketapang diyakini memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk menjaga sistem imunitas tubuh. Dengan demikian, risiko Anda terserang penyakit menjadi lebih minimal.
5. Mengobati Peradangan Sendi
Ekstrak daun Terminalia catappa digunakan secara topikal untuk meredakan penyakit Rheumatoid artritis alias radang sendi.
Teh yang terbuat dari daun ketapang juga diduga dapat menenangkan dan melemaskan sistem saraf.
6. Menguatkan Tulang
Manfaat daun ketapang lainnya yang adalah dapat menyehatkan tulang. Sifat Antioksidan daun tersebut dapat mencegah kerusakan kromosom dan menunjukkan efek antiklastogenik.
7. Mengobati Sakit Perut
Daun ketapang yang dijadikan jus disinyalir dapat mengatasi parasit yang ada di dalam usus.
8. Mengurangi Hipertensi
Salah satu manfaat daun ketapang adalah dapat mencegah hipertensi. Penderita hipertensi bisa mengandalkan daun ini untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi mereka. Caranya, yaitu dengan membuat ekstrak daun ketapang hingga menjadi minuman.
9. Menghilangkan Sariawan
Selain dapat merendahkan tekanan darah, khasiat daun ketapang lainnya adalah untuk menghilangkan sariawan. Sifat anti infeksi yang terkandung di dalam daun ketapang dapat membantu menyembuhkan sariawan dalam mulut yang sangat mengganggu. Cara memanfaatkannya sama seperti di atas, yakni dengan mengonsumsi ekstraknya.
10. Menyembuhkan Penyakit Kulit
Manfaat daun Ketapang pun tidak berhenti di situ, Toppers! Daun ketapang juga dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit kulit. Beberapa penyakit kulit yang bisa merasakan manfaat daun Ketapang ini adalah gatal-gatal, kadas, dan juga kurap. Caranya adalah dengan mengambil sari pati daun ini lalu ditempelkan kepada bagian kulit yang bermasalah.
12. Melancarkan Pencernaan
Khasiat daun ketapang lainnya, yaitu untuk membantu mengobati masalah yang terjadi pada sistem pencernaan. Jika kamu terjangkit penyakit diare atau sembelit, cobalah menggunakan daun ketapang untuk membantu menyembuhkannya.
12. Meredakan Nyeri Haid
Tentunya rasa nyeri saat haid sering dirasakan oleh para wanita. Jika kamu salah satu diantara yang mengalami kondisi ini, kamu bisa mengurangi derita dengan memanfaatkan daun ketapang. Untuk bisa membuat obat dari bahan ini, kamu terlebih dulu harus mengolahnya menjadi minuman.
Jus dari daun ketapang muda juga banyak digunakan di Filipina untuk menyembuhkan sakit kepala dan sakit perut.
Demikianlah tentang beberapa manfaat daun ketapang untuk kesehatan dan kebugaran tubuh manusia, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung kembalil di blog Visiuniversal ini, semoga sukses selalu.
Lihat Video : Manfaat Menanam Pohon Ketapang :
Akhmad Solihin January 28, 2021 CB Blogger Indonesia
12 Manfaat Daun Ketapang Bagi Kesehatan dan Kebugaran Tubuh
- Di suatu ketebalan sedimen, sedimen yang ditemukan pada zona laut dangkal akan mencirikan terdapatnya suatu cekungan (geosinklin)
- Pengendapan supply sedimen pada geantiklin (sebelah geosinklin) mengikuti rata-rata jumlah sedimentasi yang terdapkan pada cekungant tersebut.
- Geosinklin berada pada daeran marginal sampai dengan contnent.
- Menjelaskan terjadinya sedimen pada zona laut dalam dan menyimpulkan bahwa gesinklin merupakan daeah yang dalam, berupa cekungan yang relatif memanjang.
- Sulit terjadi keseimbangan pada sistem pengendapan di geosinklin, dan sejarah serta durasi dari geosinklin bergantung pada rata-rata relatif dari penurunan cekungan dan sedimentasi.
- Geosinklin terbentuk pada daerah marginal sampai dengan continent atau diantara contnental masses.
PENGERTIAN DAN TEORI GEOSINKLIN
Visiuniversal---Siapa sich yang tidak mengenal tanaman bunga Matahari? Bunga matahari yang memiliki kelopak berwarna kuning terang ini adalah tanaman serbaguna. Itu tidak hanya digunakan untuk dekorasi atau ornamen tetapi juga digunakan untuk tujuan pengobatan.
Bunga matahari dikenal memiliki manfaat kesehatan seperti membantu meningkatkan kadar kolesterol, mengontrol gula darah, meningkatkan kualitas tidur, dan banyak lagi.
Manfaat dari bunga cantik berwarna kuning ini bahkan sudah dikenal luas oleh masyarakat dan penduduk dibeberapa benua dunia sejak sebelum tahun masehi.
Sejarah
Berdasarkan sejarah asal muasalnya bunga matahari diyakini berasal dari Amerika pada 1.000 SM. Sejak itu, bunga matahari dibudidayakan oleh banyak orang dan menjadi sumber makanan yang baik.
Tumbuhan ini telah dibudidayakan oleh orang-orang Indian Amerika Utara sejak ribuan tahun lalu. Selanjutnya tersebar ke Amerika Selatan dan menjadi salah satu sumber pangan bagi warga Inka. Setelah penaklukan oleh orang Eropa, bunga Matahari diperkenalkan ke Eropa dan berbagai penjuru dunia lainnya pada abad ke-16. Semenjak abad ke-17 bijinya digunakan dalam campuran roti atau diolah sebagai pengganti kopi serta cokelat. Penggunaannya sebagai sumber minyak mulai dirintis pada abad ke-19.
Suku Inca Kuno di Peru memperlakukan tanaman ini sebagai tanaman suci karena mewakili Dewa Matahari. Kemudian pada akhir abad ke-16, bunga matahari pertama kali diperkenalkan ke Eropa oleh beberapa penjelajah Spanyol dan sejak saat itu, penanamannya mulai menyebar ke seluruh dunia.
Saat ini biji bunga matahari digunakan sebagai sumber nutrisi pangan dan pembudidayaannya semakin meluas di seluruh dunia khususnya di negara tropis seperti Peru, Argentina, Meksiko, dan masih banyak lagi.
Demikian halnya tentang bunga matahari terus menjadi bunga yang populer karena warnanya yang cerah dan menghadirkan keceriaan bagi yang menikmatinya.
Bijinya juga merupakan sumber minyak yang bisa digunakan untuk memasak. Jika kamu ingin menanam bunga matahari sendiri, kamu dapat membeli bijinya dari toko bunga online.
Arti bunga matahari
Bunga matahari melambangkan banyak arti, tergantung dari budaya yang berlaku di suatu daerah. Di China, misalnya, bunga matahari melambangkan keberuntungan sekaligus vitalitas.
Sedangkan di Amerika, bunga matahari melambangkan panen yang baik dan keberuntungan. Tapi biasanya dilambangkan sebagai harapan, kebahagiaan, energi, keindahan, dan kegembiraan.
Dalam kepercayaan Kristen Kuno, bunga matahari diyakini sebagai cerminan kasih Tuhan yang besar kepada umatnya. Ini juga melambangkan umur panjang karena Bunga Matahari dapat menahan panasnya matahari.
Dari berbagai arti, bunga matahari selalu melambangkan kebaikan dan keindahan, karenanya, bunga ini juga cocok jika dikirimkan sebagai hadiah.
Fakta tentang bunga matahari
Berikut beberapa fakta tentang bunga matahari yang banyak dipercaya orang diberbagai belahan bumi ini :
- Bunga matahari memiliki 70 spesies. Mereka semua termasuk dalam genus Helianthus. Beberapa varietas tumbuh setinggi hampir 4 meter.
- Bunga matahari memiliki dua kegunaan komersial, yaitu kembang gula dan minyak. Biji bunga matahari kembang gula memiliki biji dengan sedikit minyak, sedangkan biji bunga matahari minyak memiliki biji kaya minyak dan kaya asam lemak tak jenuh itulah sebabnya ia dikenal untuk memasak dan produksi margarin.
- Minyak bunga matahari kaya akan asam linoleat (C18:2), suatu asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan manusia.
- Vincent Van Gogh, pelukis terkenal asal Belanda, bahkan pernah menampilkan bunga matahari pada lukisannya.
- Benua asli bunga matahari adalah Amerika Utara. Produksinya mencapai puncaknya selama tahun 1970-an. Mereka bahkan memanfaatkan bijinya sebagai sumber makanan dan obat-obatan dengan cara mengekstrak sarinya dari batangnya.
- Dalam mitologi Yunani, mereka memperlakukan bunga matahari sebagai peri terkutuk.
Inilah Fakta dan Asal usul Sejarah Tanaman Bunga Matahari
Visiuniversal----Tidak lengkap rasanya jika jalan-jalan di Kota Pontianak bila tidak mengunjungi Tugu Khatulistiwa di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Sebenarnya apa sich Tugu Khatulistiwa itu? untuk memahaminya tentu saja kita lihat dulu pengertian dari Khatulistiwa yaitu Dalam ilmu geografi, khatulistiwa (dari bahasa Arab: خط الاستواء) atau ekuator (dari bahasa Inggris equator) merupakan sebuah garis imajinasi yang digambar di tengah-tengah planet di antara dua kutub dan paralel terhadap poros rotasi planet. Garis khatulistiwa ini membagi Bumi menjadi dua bagian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis lintang ekuator adalah 0°. Panjang garis khatulistiwa Bumi adalah sekitar 40.070 km. (Wikipedia.org)
Di khatulistiwa, matahari berada tepat di atas kepala pada tengah hari pada saat ekuinoks sehingga durasi masa siang hari sama sepanjang tahun kira-kira 12 jam.
Tugu Khatulistiwa di Kota Pontianak adalah Tugu Khatulistiwa yang berada di sisi jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara. Tugu bersejarah ini dibuat pada masa pemerintahan Hindia Belanda sebagai penanda letak nol derajat garis khatulistiwa. Sekarang tugu ini menjadi ciri khas Kota Pontianak, yang pada tengah hari 21–23 Maret dan 3 September setiap tahun diperingati hari kulminasi matahari di tempat ini. Kulminasi adalah saat matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa sehingga benda-benda tegak yang berada di sekitar Tugu Khatulistiwa tidak berbayang.
![]() |
| Tugu Khatulistiwa Pontianak |
Sejarah
Tidak banyak data sejarah mengenai Tugu Khatulistiwa. Satu-satunya data yang dipakai penulis adalah uraian sejarah yang menjadi koleksi di dalam kubah Tugu Khatulistiwa. Data sejarah ini menjadi salah satu koleksi Tugu Khatulistiwa. Kalaupun ada di internet, acuannya tidak jauh dari data ini, bahkan sebagian besar mengutip apa adanya. Penulis mengambil gambar mengenai data ini pada Juni 2012.
Uraian sejarah Tugu Khatulistiwa Pontianak diambil dari catatan pada 1941 yang diperoleh dari V. en V oleh Opsiter Wiesse. Catata ini dikutip dari Bijdragentot De Geographe dan Chep Van den topographeschen dien in Nederlandsch Indie: Den 3 Sten Maart 1928. Dalam catatan itu dikatakan bahwa satu Ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli geografi berkebangsaan Belanda tiba di Pontianak untuk menentukan titik/tonggak garis equator.
Pada 1928 mulai dibangun tugu equator ini dengan bentuk sederhana, yaitu dengan tonggak (mungkin sekarang lebih dikenal dengan nama ‘patok’) dengan tanda panah di atasnya. Tugu yang sederhana ini kemudian disempurnakan pada 1930 dengan mengganti tanda panah dengan lingkaran.
Pada 1938 penyempurnaan tugu dilakukan lagi oleh seorang opsiter/architech yang bernama Silaban, sehingga bentuknya menjadi lebih baik. Bangunan tugu hasil penyempurnaan menjadi lebih rumit, yang terdiri atas empat tonggak kayu belian. Masing-masing berukuran 0,30 m, dengan ketinggian tonggak bagian depan (dua tonggak) setinggi 3,05 m dari permukaan tanah. Tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah petunjuk arah setinggi 4,40 m.
Deskripsi
Pada 1990 Tugu Khatulistiwa direnovasi dan dibangun kubah sebagai cungkup pelindung. Di atas kubah itu dibuat duplikat Tugu Khatulistiwa dengan ukuran lima kali lebih besar. Dua tonggk bagian depan berukuran 1,5 m dengan ketinggian 15,25 dari permukaan tanah. Dua tonggak bagian belakang (tempat lingkaran dan anak panah petunjuk arah) berukuran 1,5 m dengan ketinggian 22 m dari permukaan tanah. Panjang anak panah petunjuk arah adalah 10,75 m, dan pada plat di bawah anak panah tertera 109 20’ 00” OLVGR. Tullisan tersebut menunjukkan letak berdirinya Tugu Khatulistiwa pada garis Bujur Timur. Duplikat Tugu Khatulistiwa dan kubah diresmikan pada 21 September 1991 oleh Gubernur Kalimantan Barat, Parjoko Suryokusumo.
Pada Maret 2005, Tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan koreksi untuk menentukan lokasi titik nol garis khatulistiwa di Kota Pontianak. Koreksi dilakukan dengan menggunakan gabungan metoda terestrial dan ekstraterestrial, yaitu menggunakan global positioning system (GPS) dan stake-out. Hasil pengukuran oleh tim BPPT menunjukkan posisi tepat Tugu Khatulistiwa saat ini berada di 00 0’ 3,809” lintang utara; dan 1090 19’ 19,9” bujur timur. Sementara posisi 00 0’ 0” ada di luar taman, tepatnya 117 meter ke arah Sungai Kapuas. Di titik hasil koreksi itu dibuat patok baru yang terbuat dari pipa PVC dan belahan garis barat-timur ditandai dengan tali rafia. Sementara posisi yang tertera dalam tugu asli (00 0’ 0” lintang utara, dan 1090 20’ 00” bujur timur) berdasarkan hasil pelacakan tim BPPT, terletak di 1,2 km dari Tugu Khatulistiwa, tepatnya di belakang satu rumah di Jl Sungai Selamat, kelurahan Siantan Hilir.[3]
Dari hasil koreksi BPPT terlihat bahwa para ahli geografi Belanda saat itu sudah memiliki metode yang nyaris tepat dengan peralatan sederhana. Kesalahan penempatan titik tugu berbeda 117 meter dari lokasi hasil koreksi. Akan tetapi angka koordinat geografi yang tertera pada plat lingkaran di atas tugu memiliki perbedaan yang signifikan, yaitu 1,2 km dari titik tugu.
Kronologis Pembangunan Tugu Khatulistiwa
Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941, dari V.en. Voleh Opsiter Wiese dikutip dari BIJDRAGENTOT DE GEOGRAPHE dari Chep Van den topographeschen dien in Nederlandsch Indie : Den 31 Sten Maart 1928 telah datang di Pontianak, satu Eksperdisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geographie berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis Equator di kota Pontianak, dengan konstruksi sebagai berikut :
a. Tugu Pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan tanda panah.
b. Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkaran dan tanda panah.
c. Tahun 1938 Tugu asli dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh Opsiter/Architech SILABAN dengan ukuran sebagai berikut :
Bangun Tugu terdiri dari 4 (empat) buah tonggak belian, masing-masing 0,30 m, dengan ketinggian tonggak bagian depan sebanyak 2 (dua) buah setinggi 3,05 m dari permukaan tanah dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah petunjuk arah setinggi 4,40 m.
d. Tahun 1990, Tugu Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah dan duplikat Tugunya Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah dan duplikat Tugunya Khatulistiwa dengan ukuran 5 (lima) kali lebih besar dari Tugu yang aslinya adalah sebagai berikut :
- 2 buah tonggak bagian depan dengan ukuran 1,5 m dengan ketinggian 15,25 m dari permukaan tanah.
- 2 buah tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah dengan ukuran 1,5 m dengan ketinggian 22 m dari permukaan tanah panjang anak panah penunjuk arah 10,75 m.
Tulisan plat di bawah anak panah tertenta 109o20'00"" OLVGR menunjukan letak berdirinya Tugu Khatulistiwa pada garis bujur Timur.
e. Peresmian duplikat Tugu Khatulistiwa dan Kubah pada tanggal 21 September 1991 oleh PARJOKO SURYOKUSUMO Gubernur Kalimantan Barat.
![]() |
| Duplikat Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak |
f. Untuk lebih jelasnya konstruksi dan bangunan Tugu Khatulistiwa yang aslinya dapat dilihat pada bagian dalam kubah.
Pada tengah hari yaitu setiap tahunnya tanggal 21-23 Maret dan tanggal 23 september benda-benda tegak lainnya yang berada di sekitar Tugu Khatulistiwa tidak ada bayangan (tanpa bayangan), hal tersebut menunjukan bahwa Tugu Khatulistiwa terletak tepat pada garis lintang Nol derajat.
![]() |
| Tugu Khatulistiwa Pontianak |
Kultimasi Matahari
Gerak semua Matahari. Hari kultimasi atau disebut juga Ekinoks Matahari adalah hari ketika matahari tepat berada di wilayah khatulistiwa. Selama satu tahun, matahari mengalami dua kali Ekinoks, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September (Bayong Tjasyono, 2006). Namun menurut prediksi, ekinoks untuk tahun 2000-2010 yang dibuat oleh Astronomical Applications Departement Amerika Serikat, Ekinoks pada tahun 2008 jatuh pada 20 Maret dan 22 September 2008.
Demikian ulasan tentang Tugu Khatulistiwa yang berada di Kota Pontianak, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung kembali di blog visiuniversal ini. Sukses selalu.
Sumber :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Khatulistiwa
- https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/dpk/tugu-khatulistiwa/
- Musium Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak
Sumber Gambar : Foto-foto Koleksi Pribadi
Akhmad Solihin January 28, 2018 CB Blogger Indonesia
TUGU KHATULISTIWA DI KOTA PONTIANAK
- Tanaman tersebut lazim dan mudah di dapati di daerah-daerah tertentu.
- Tanaman mudah diperbanyak (di budidayakan) dan tidak memerlukan cara penanaman khusus dan cara pemeliharaan yang rumit
- Dapat digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, misalnya untuk bumbu dapur, makanan tambahan, tanaman hias dan lain-lain.
- Dapat dengan mudah diolah menjadi bahan jamu (simplisia) dengan cara sederhana dan berguna bago pengobatan terutama untuk penyakit yang ringan misalnya : batuk, mencret, cacingan, kudis, bengkak, bisul dan sebagainya.
- Menjaga kelestarian alam dengan menanam tanaman berkhasiat yang terancam punah.
- Tanaman-tanaman yang tumbuh liar hendaknya perlu di budi dayakan.
- Meningkatkan kesejahteraan dan juga dapat menambah penghasilan masyarakat desa.
53. Kumis kucing (Orthosiphon Stamineus)
54. Kunyit (Curcuma domestica)
55. Labu (Cucurbita Moschata)
56. Labu siam (Lagenaria Leucantha)
57. Landep (Barlea prionitis)
58. Lengkuas (Languas galanga)
59. Lempuyang Gajah (Zingiber Zerumber)
60. Lempuyang Pahit (Zingiber amaricans)
61. Lempuyang Awangi (Zingiber aromaticum)
62. Lidah Buaya (Aloe vera)
63. Lobak (Raphanus Stivus)
64. Manggis (Garcinia Mangostana)
64. Manis jangan (Cinammomun brnani)
65. Melati (Jasminum sambac)
66. Meniran (Phyllanthus niruri)
67. Mentimun (Cucumis sativus)
68. Pace (Merinda Citrifolia)
69. Papaya (Carica papaja)
70. Pare (Momordica charantia)
71. Patikan cina (Euphorbia prostrata)
72. Pegagan (Centella asiatica)
73. Pinang (Areca Catechu)
74. Pisang (Musa Paradisiaca)
75. Pohon Merah (Euphorbia pucherrima)
76. Poko (Mentha arvensis)
77. Poncosudo (Jasminum Pubescens)
78. Pronojiwo (Euchresta horsfelldi)
79. Pulasari (Alyxia stellata)
80. Pulai (Alstonia sholaris)
81. Saga (Abrus Precatorius)
82. Salada air (Nasturtium oficinale)
83. Salam (Eugenia Polyntha)
84. Sambiloto (Andrographis panculata)
85. Sembung (Belumea Balsmifera)
86. Sereh (Andropogin nardus)
87. Sidiguri (Sida rhombifolia)
88. Sirih (Peper betle)
89. Sosorbebek (Kalanchoe pinnata)
90. Srigading (Nyctenthes arbortristis)
91. Suku (Artocarpus cemmunis)
92. Tapakdara (Vica rosea)
93. Tapakliman (Elephatopus scaber)
94. Tembakau (Nicotma tabacum)
95. Tembelekan (Lantana carnara)
96. Tempuyung (Sonchur arvensis)
97. Temugiring (Curcuma heyneana)
98. Temukunci (Boesenborgia pandurata)
99. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)
100. Trengguli (Cassia fistula)
101. Turi (Sesbania gradiflora)
102. Ubi Jalar (Impomea batatas)
103. Waru (Hibiscus liliaceus)
104. Wijen (Sesamum indicum)
105. Wortel (Daucus carota)
106. Wungu (Graptophyllum Pictum).
100 TANAMAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) YANG WAJIB DITANAM
Pada korteks ginjal terdapat banyak sekali nefron yang merupakan unit-unit penyaring darah. Sebuah nefron terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut :
![]() |
| Ginjal - Foto: www.siswapedia.com |
![]() |
| Anatomis Ginjal - www,studyblue.com |
Alat ekskresi pada cacing pipih, misalnya planaria, disebut sela api; sedangkan alat ekskresi pada cacing tanah disebut nefrida.
2. Alat Ekskresi pada Serangga
Serangga memiliki alat ekskresi yang dinamakan tubula (pembuluh) malfighi yang melekat pada kedua ujung akar akhir ususnya. Zat sias metabolisme yang berupa nitrogen digunakan lagu untuk menyusun rangka luar (kittin) setelah dengan zat kapur.
3. Alat Ekskresi pada Ikan
Alat ekskresi pada ikan terdiri atas sepasang ginjal yang berbentuk memanjang dengan warna kemerah-merahan. Saluran ginjal dan saluran kelamin bersatu disebut saluran urogenital.
4. Alat Ekskresi pada Amphibi
Pada amphibi, contohnya katak, alat ekskresinya berupa sepasang ginjal. Pada katak jantan saluran urine dan saluran seperma bersatu disebut urospermatika.
5. Alat Ekskresi pada Reptil
Pada reptil alat ekskresinya berupa ginjal. Zat sisa yang diekskresikan oleh ginjal bermuara pada kloaka. Kelenjar kulit menghasilkan asam zat yang berbau dan berguna untuk mengusir musuhnya.
6. Alat Ekskresi pada Burung
Burung mempunyai sepasang ginjal yang berwarna coklat, saluran akhir dari ginjal dan saluran kelamin bermuara pada bagian akhir usus (kloaka). Kelenjar minyak bagian tungging menghasilkan minyak untuk melumasi bulu-bulunya.
C. Kelainan dan gangguan pada Sistem Ekskresi
- Urolithiasis, (baru saluran kemih) sebagai akibat dari terlalu banyak mengkonsumsi mineral terutama calcium fosfat, terlalu sedikit minum dan sebagainya
- Pyleonephiritis, peradangan pada nefron ginjal yang sering disebabkan bakteri Eschrichia Coli.
- Glomerulonephritis, peradangan dari glomerulus terutama terjadi pada anak-anak.
INTISARI MATERI BIOLOGI : SISTEM EKSKRESI
![]() |
| Sumber Gambar: prezi.com |
SEJARAH SINGKAT ILMU BIOGEOGRAFI DALAM BIOLOGI
|
Bioma
|
Ciri -ciri
|
Tumbuhan
|
Hewan
|
|
1. Gurun
|
-
Curah hujan ± 25 cm pertahun
|
-
Tumbuhan menahun yang Xerophyt
|
-
Umumnya arthoropoda, rodentilia,
|
|
|
-
Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat
tinggi.
|
-
Tumbuhan mempunyai cadangan air
|
-
Hewan mamalia mempunyai kantung air seperti
unta
|
|
|
-
Penguapan tinggi dan kelembaban rendah
|
-
Tumbuhan berdaun kecil, daun berlapiskan lilin
yang tebal, akar panjang, & mempunyai jaringan penyimpangan air
|
|
|
2. Padang
rumput
|
-
Curah hujan 25 s/d 50 cm pertahun tetap tidak teratur
|
-
Daerah curah hujan tinggi adalah rumput
bluestem indiano grasses
|
-
Hewan herbivora bison, zebra, kangguru,
antelop jerapah, kijang
|
|
|
-
Porositas & drainase kurang baik
|
-
Daerah curah hujan tinggi adalah grana,
buffalo grasses
|
-
Hewan karnivora singa, harimau serigala,
anjing liar.
|
|
|
|
|
-
Hewan lain seperti ular, rodentia, burung, dan
serangga.
|
|
3. Hutan
hujan tropis
|
-
Curah hujan tinggi antara 200-225 cm
|
-
Pohon-pohon tinggi dengan berbagai macam jenis
|
-
Hewan aboreal (hidup di atas pohon) &
hewan teresterial (hidup ditanah) yang sangat banyak jenisnya.
|
|
|
-
Matahari bersinar sepanjang tahun
|
-
Terdapat banyak tumbuhan khas yaitu: liana
seperti rotan, epifit anggrek, dan tumbuhan paku
|
|
|
4. Hutan
gugur
|
-
Curah hujan antara 75-100 cm pertahun dan
merata sepanjang tahun
|
-
Tumbuhan yang dapat menyesuaikan dengan
keadaan basah/kering
|
-
Macamnya sedikit seperti beruang, serigala,
burung.
|
|
5. Biomataiga
|
-
Suhu di musim dingin sangat rendah dengan
genangan air mejadi beku & terjadi hujan salju
|
|
|
|
|
-
Hanya terdiri atas satu jenis pohon
|
-
Konifer seperti pohon spuce (picea), aldel
(alnus), birch (bertla), dan juniper (juniperus)
|
-
Macamnya seperti moose (rusa besar), beruang
hitam, ajak, dan beberapa jenis burung.
|
|
|
-
Masa pertumbuhan-pertumbuhan pada musim panas
berlangsung 3-6 bulan
|
|
|









.jpg)









