Home » Posts filed under Download
Visiuniversal----Para guru dan Tutor Pendidikan kesetaraan fungsional dan sekolah formal, dalam rangka untuk memudahkan dalam memeriksa Lembar jawaban siswa/ LJK/ dari hasil kegiatan evaluasi dan ulangan siswa di lembaga dan satuan pendidikan (sekolah) dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan aplikasi pemeriksa hasil ulangan otomatis dengan menggunakan aplikasi yang tersedia di www.zipgrade.com.
Berikut langkah-langkah menginstal/ memasang dan melakukan kegiatan pemeriksaan lembar jawaban/LJK siswa dengan Aplikasi zipgrade tersebut.
Pertama-tama Masuk pada situs https://www.zipgrade.com/login/ atau unduh download aplikasi pada playstore/appstore.
Daftar/ registrasi jika anda belum punya akun.
Masuk pada situs : https://www.zipgrade.com/
Kostum LJK sesuai kebutuhan
Klik menu Answers Sheets--> Custom answer sheet Wizard-->New Answer Sheet
Pada :
Step 1 of 5: Custom Answer Sheet Name
Isi Name dengan Nama Tes yang dilakukan
Klik Next
Step 2 of 5: Header Boxes
Ceklis bagian Name, Quiz, dan Class
Klik Next
Step 3 of 5: Key Version and Student ID
Ceklist: Include Student ID Section
Isi Pilih jumlah Digit siswa:
Isi label/ID siswa: Label for Student ID Section
Isi jumlah Pilihan: Letters for Key Versions
Ganti Label Key : Label for Key Version Section
Klik Next
Step 4 of 5: Define Questions
Add multiple-choice questions
Add multiple-choice questions with alternating answer labels
Add verbose label question
Add numeric entry questions
Edit susunan dan jumlah lembar Jawaban/LJK dengan Menggunakan MS. Word
sesuai dengan kebutuhan lembaga.
Masuk pada MS. Word--> Pilih Insert ---> Cari LJK yang telah di download tadi.
Berikut Ringkasan Langkah-langkah Membuat LJK dengan zipgrade.com untuk pemula yang baru belajar adalah sbb:
1. Buka aplikasi Browser (Mozila/ Google.chrome)
2. Ketik www.zipgrade.com
3. Pilih menu login
4. Masukan email dan password yang sudah didaftarkan
5. Pilih menu answer sheets
6. Untuk mengedit butir dan format soal sesuai dengan keinginan kita pilih: CUSTOM ANSWER SHEET
7. New Answer Sheet
8. Ketik pada kolom "name" yaitu penamaan pada file yang kita buat sesuai dengan jumlah LJK yang kita buat
9. Klik Next
10. Ketik sesuai dengan point yang siswa isi di LJK
11. Klik Next
12. Pilih jumlah nomor peserta ujian, dan ganti dengan ID student menjadi bahasa kita sendiri
13. Klik Next
14. Pilih "add multiple-choice guestions" apabila ingin membuat LJK pilihan ganda
15. Pilih :
Number of Questions adalah soal yang ingin kita buat
Answer label adalah jawaban yang ingin kita buat
16. Klik add questions
17. Klik Publish.
Demikian cara mudah memeriksa lembar jawaban (LJK) siswa dan warga belajar dengan menggunakan aplikasi Zipgrade. Semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung ke blog visiuniversal ini. Selamat bekerja memeriksa LJK.
1. Buka aplikasi Browser (Mozila/ Google.chrome)
2. Ketik www.zipgrade.com
3. Pilih menu login
4. Masukan email dan password yang sudah didaftarkan
5. Pilih menu answer sheets
6. Untuk mengedit butir dan format soal sesuai dengan keinginan kita pilih: CUSTOM ANSWER SHEET
7. New Answer Sheet
8. Ketik pada kolom "name" yaitu penamaan pada file yang kita buat sesuai dengan jumlah LJK yang kita buat
9. Klik Next
10. Ketik sesuai dengan point yang siswa isi di LJK
11. Klik Next
12. Pilih jumlah nomor peserta ujian, dan ganti dengan ID student menjadi bahasa kita sendiri
13. Klik Next
14. Pilih "add multiple-choice guestions" apabila ingin membuat LJK pilihan ganda
15. Pilih :
Number of Questions adalah soal yang ingin kita buat
Answer label adalah jawaban yang ingin kita buat
16. Klik add questions
17. Klik Publish.
Demikian cara mudah memeriksa lembar jawaban (LJK) siswa dan warga belajar dengan menggunakan aplikasi Zipgrade. Semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung ke blog visiuniversal ini. Selamat bekerja memeriksa LJK.
CARA MUDAH MEMERIKSA LEMBAR JAWABAN (LJK) SISWA DENGAN APLIKASI ZIPGRADE
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 03, 2019
Visiuniversal---Silabus Kurikulum 13 - K13 Kesetaraan Paket A Setara SD, Paket B Setara SMP, Paket C setara SMA.
Download dan unduh silabus K13 Kesetaraan Paket A Setara SD, Paket B Setara SMP, Paket C setara SMA di bawah ini :
Disarankan download menggunakan PC/Laptop !
DOWNLOAD/ UNDUH SILABUS K3 KESETARAAN PAKET A, B, DAN C
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
December 28, 2018
Visiuniversal-----Pendidikan kesetaraan memiliki salah satu karakteristik, yang yaitu keluwesan (flexibility) dalam pencapaian kompetensi dasar yang ditentukan seperti; pengelolaan waktu dan tempat belajar, serta pengelolaan paradigma, pend ekatan, strategi, teknik, dan metode pembelajaran yang disesuaikan dengJadwal
an situasi dan kondisi. Teknik deliveri pembelajaran yang diutamakan adalah belajar secara individual dan mandiri, selain melalui tatap muka dan tutorial melalui pendekatan pedagogi maupun andragogi.
an situasi dan kondisi. Teknik deliveri pembelajaran yang diutamakan adalah belajar secara individual dan mandiri, selain melalui tatap muka dan tutorial melalui pendekatan pedagogi maupun andragogi.
Modul merupakan unit lengkap dan berdiri sendiri sebagai suatu “satuan pekerjaan” (unit of work) dari suatu materi pembelajaran yang disusun secara sistematis, operasional dan terarah melalui penerapan pembelajaran yang hampir sepenuhnya mandiri, tidak bergantung pada suatu metode pembelajaran apapun dalam rangka pengembangan sikap, keterampilan dan pengetahuan tertentu, yang dilengkapi dengan pedoman penggunaannya. Modul dirancang dan disusun untuk peserta didik melalui belajar mandiri atau setidaknya melalui bantuan orangtua kepada anaknya atau bantuan teman sejawat.
Pembelajaran modul memiliki beberapa keunggulan seperti pembelajaran lebih efek dengan biaya lebih ekonomis tanpa harus melalui tatap muka secara teratur, peserta didik dapat belajar tanpa harus mengganggu jadwal tugas dan tanggungjawabnya sehari hari, modul dapat digunakan secara individual, kelompok kecil, maupun kelompok yang lebih besar. Penyajian materi ini meliputi konsep modul, prosedur pengembangan modul, strategi pembelajaran modul dan kriteria dalam memilih modul untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Kurikulum pendidikan kesetaraan yang juga diarahkan pada pengembangan K13 (kurikulum 2013), dilengkapi dengan seperangkat modul beberapa dari mata pelajaran yang diajarkan secara khusus pada pendidikan kesetaraan paket A, B dan C.
Baca juga : Arah dan Desain Pengembangan kurikulum K13 Pendidikan Kesetaraan Terbaru 2013. di sini !!
Demikian tentang modul pembelajaran kurikulum K3 Pendidikan Kesetaraan terbaru 2018.
Download Modul Pembelajaran Kurikulum K13 di sini :
- Modul Pembelajaran Paket A
- Modul Pembelajaran Paket B
- Modul Pembelajaran Paket C
Kurikulum pendidikan kesetaraan yang juga diarahkan pada pengembangan K13 (kurikulum 2013), dilengkapi dengan seperangkat modul beberapa dari mata pelajaran yang diajarkan secara khusus pada pendidikan kesetaraan paket A, B dan C.
Baca juga : Arah dan Desain Pengembangan kurikulum K13 Pendidikan Kesetaraan Terbaru 2013. di sini !!
Demikian tentang modul pembelajaran kurikulum K3 Pendidikan Kesetaraan terbaru 2018.
Download Modul Pembelajaran Kurikulum K13 di sini :
- Modul Pembelajaran Paket A
- Modul Pembelajaran Paket B
- Modul Pembelajaran Paket C
Sumber : Dirangkum dari Modul Pelatihan PCP Tutor Pendidikan Kesetaraan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2018
MODUL PEMBELAJARAN KURIKULUM K13 PENDIDIKAN KESETARAAN TERBARU 2018
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
June 01, 2018
Visiuniversal-----Gerakan literasi nasional terus digalakan, banyak program pemerintah dan masyarakat yang mendukung gerakan pengembangan kemampuan literasi ini, salah satunya adalah gerakan meningkatkan kemampuan dan minat baca anak yang dimulai sejak usia dini. Salah satu gerakan yang dikembangkan tahun 2018 ini adalah Gernas Baku atau Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku. Gerakan Gernas Baku ini merupakan gerakan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak. Salah satu caranya adalah dengan pembiasaan di rumah, di satuan pendidikan anak usida dini (PAUD), dan lingkungan masyarakat. Pada tanggal 5 Mei 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan meluncurkan Gernas Baku dengan mengundang para orang tua, satuan PAUD, pendidik PAUD, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), hingga Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan komunitas literasi.
Berikut merupakan lirik lagu Gernas Baku 2018 (Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku) yang secara resmi dibuat untuk mendukung program Geran Baku ini sebagai berikut :
Ayah.. Bunda...
Bacakan aku buku...
Baca buku
membuat aku tahu
Ayah bunda
bacakan aku buku
Baca buku
membuat aku pintar ..
Ayah bunda
bacakan aku buku
Baca buku
aku jadi berilmu
Ayo ayah bunda
Ikuti gernas baku
Gerakan nasional orangtua bacakan buku
Ayo ayah bunda
ikuti gernas baku
Tanggal 5 mei itu dimulai
Tanggal 5 mei itu dimulai
* * *
Demikian Lirik Lagu Gerakan Nasional Baca Buku (Gernas Baku) 2018
Silakan Download Lagu Gerakan Nasional Baca Buku 2018 pada Link dibawah ini :
Lirik Lagu Gerakan Nasional Baca Buku (Gernas Baku) 2018
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
May 28, 2018
Visiuniversal----Aplikasi pemetaan mutu PAUD dan Dikmas terbaru tahun 2018, untuk meningkatkan mutu dan layanan PAUD dan Dikmas maka perlu dilakukan pemetaan, dalam pelaksanaan pemetaan ini diperlukan Aplikasi yang dapat dilihat melalui situs pemetaan PAUD dan Dikmas Kemendikbud.
Untuk mengetahui mutu program PAUD dan Dikmas, pada tahun 2016 BP-PAUD dan Dikmas sudah melaksanakan pemetaan mutu yang hasilnya diinput melalui aplikasi pemetaan mutu yang telah dikembangkan oleh Setditjen PAUD dan Dikmas. Selanjutnya Sebagai langkah awal rangkaian kegiatan Pemetaan Mutu tahun 2018, maka BP-PAUD dan Dikmas di seluruh Indonesia melaksanakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi Pemetaan Mutu Tahun 2018 agar seluruh unsur yang terkait penjaminan mutu dapat memahami prosedur pelaksanaan dan penginputan pada aplikasi pemetaan mutu.
Selamat Datang di website Pemetaan Mutu yang diselenggarakan
Direktorat Jenderal PAUD & Dikmas Kemendikbud
Peningkatan mutu pendidikan merupakan sebuah komitmen Pemerintah Republik Indonesia yang diterapkan melalui berbagai peraturan perundangan terkait sistem pendidikan nasional. Salah satu kebijakan yang telah diambil adalah diterbitkannya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Pendidikan Nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian Pendidikan. Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Lihat, Buka dan Download aplikasi di sini !!
Sumber dan Unduhan Download:
http://pemetaanmutu.paud-dikmas.kemdikbud.go.id/
Copyright © 2016 Sekretariat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.
APLIKASI PEMETAAN MUTU PAUD DAN DIKMAS TERBARU 2018
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
March 15, 2018
Visiuniversal-----Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar.
Perbedaan antara Kurikulum 2006 (KTSP) dengan Kurikulum 2013 terlihat pada penampakan dan eksistensi Silabus dan RPP. Dalam Kurikuum KTSP, kewenangan dalam penyusunan Silabus dilimpahkan pada satuan pendidikan yang bersangkutan sedangkan pada Kurikulum 2013, penyusunan Silabus merupakan kewenangan pemerintah kecuali untuk mata pelajaran tertentu tetap dikembangkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
Dengan diambil alihnya pembuatan Silabus tentu pekerjaan guru akan menjadi lebih ringan. Namun walaupun begitu, guru tetap dituntut untuk menelaah kandungan dari isi Silabus baik itu oleh sesama guru maupun dalam forum MGMP.
Pengertian Silabus Menurut Para Ahli Dari Berbagai Sumber
Menurut Dokumen KTSP Pengertian Silabus Yaitu;
Dikutip dari dokumen ktsp Pengertian silabus adalah rencana pelajaran yang mencakup SK (standar kompetensi), KD (kompetensi dasar), bahan, kegiatan belajar, dan penilaian prestasi siswa.
Pengertian Silabus Menurut Salim (1987:98)
Sementara pengentian silabus menurut salim silabus adalah menjelaskan bahwa silabus adalah garis besar, ringkasan, abstrak, atau poin utama dari isi atau materi pembelajaran.
Yulaelawati (2004:123) Menjelaskan Pengertian Silabus
yulaelawati menjelaskan bahwa pengertian silabus adalah seperangkat rencana dan pelaksanaan pengaturan pembelajaran dan penilaian yang dibuat untuk sistem yang mengandung semua komponen memiliki hubungan dengan tujuan menguasai kompetensi dasar.
Kurikulum Berbasis Kompetensi Menerangkan Pengertian Silabus
Dikutip dari Kurikulum KBK Pengertian silabus berisi rencana seperengkat dan pengaturan mengenai kegiatan belajar mengajar, pengelolaan kelas dan penilaian kompetensi siswa.
Pengertian Silabus Menurut Kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi)
Pengertian silabus menurut kurikulum 2004 menyebutkan bahwa silabus adalah seperangkat rencana dan pengaturan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.
Penjelasan About.com Pengertian Silabus
About.com menjelakan pengertian silabus yaitu dokumen silabus ditulis dan didistribusikan oleh profesor (dosen / guru) untuk memberikan pengetahuan siswa sebelumnya (gambar) penelitian.
Pengertian Silabus Menurut dictionary.reference;
Menurut Pengertian silabus (jamak: silabus) adalah garis besar (outline) pernyataan dari poin utama dari kursus pendidikan pembelajaran, mata pelajaran kursus, isi kurikulum, dan sejenisnya.
Pengertian Silabus dalam Wikipedia;
Dalam tulisannya pengertian silabus adalah garis besar dan ringkasan topik yang dibahas dalam pelatihan atau kursus. Silabus adalah deskriptif dan menentukan, atau kurikulum khusus.
Menurut BNSP Pengertian Silabus;
Pengertian silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian (BSNP, 2006: 14).
Pengertian Silabus Menurut Kurikulum 2013;
Menurut Kurikulum 2013 Pengertian silabu adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan tentang kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.
Silabus berisikan komponen pokok yang dapat menjawab pertanyaan berikut.: Kompetensi yang akan ditanamkan kepada peserta didik melalui suatu kegiatan pembelajaran kegiatan yang harus dilakukan untuk menanamkan / membentuk kompetensi tersebut upaya yang harus dilakukan untuk mengetahui bahwa kompetensi tersebut sudah dimiliki peserta didik Silabus bermanfaat sebagai pedoman sumber pokok dalam pengembangan pembelajaran lebih lanjut, mulai dari pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran, dan pengembangan sistem penilaian.
Prinsip Pengembangan Silabus
- Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
- Relevan Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran, dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik.
- Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.
- KonsistenAdanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian.
- Memadai Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
- Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutahir dalam kehidupan nyata dan peristiwa yang terjadi.
- Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasikan keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.
- Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor) (BNSP, 2006: 14)
Unit Waktu Silabus
Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
Penyusun silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan persemester, pertahun, dan lokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok.
Implementasi pembelajaran persemester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum (BSNP, 2006: 15).
Pengembang Silabus
Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh para guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau pada Kelompok Kerja Guru (KKG), dan Dinas Pendidikan.
Disusun secara mandiri oleh guru apabila guru yang bersangkutan mampu mengenali karakteristik siswa, kondisi sekolah, dan lingkungannya.
Apabila guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri, maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk membentuk kelompok guru mata pelajaran untuk mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah tersebut.
Di SD/MI semua guru kelas, dari kelas I sampai dengan kelas VI, menyusun silabus secara bersama.
Sekolah yang belum mampu mengembangkan silabus secara mandiri, sebaiknya bergabung dengan sekolah-sekolah lain melalui forum MGMP/KKG untuk bersama-sama mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah-sekolah dalam lingkup MGMP/KKG setempat.
Dinas Pendidikan setempat dapat memfasilitasi penyusunan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru berpengalaman dalam bidangnya masing-masing (BSNP, 2006: 15).
Referensi:
Salim, Peter (1987). The Contemporary English – Indonesia Dictionary. Jakarta: Modern English Press.
Yulaelawati, Ella. 2004. Kurikulum dan Pembelajaran: Filosofi, Teori dan Aplikasi. Bandung:Pakar Raya
DAFTAR PUSTAKA
Suparman, Atwi. 1997. Desain Instructional. Jakarta: PAU-PPAI Universitas
Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan
Nomor 22, 23, dan 24 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Standar
Kompetensi Lulusan Pendidikan dasar dan menengah. Jakarta:
2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Jakarta: BSNP.
2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor
41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar
dan Menengah. Jakarta: BSNP.
Walter Dick dan Zan Carey. 1996. The Systematic Design of Instruction. 4th
Illinois, Glecview: Harper Collins Publishers.
Marsudi Raharjo.2005. Bilangan Asli, Cacah, dan Bulat. (Bahan Ajar Diklat
Matematika SD). Yogyakarta: PPPG Matematika.
Mengenai silabus alangkah baiknya jika kita melihat langsung bentuk dan pokok-pokok yang terkandung di dalam silabus tersebut. Untuk lebih jelasnya, anda dapat mengunduh contoh silabus dan RPP pada tautan di bawah ini. Hanya untuk sementara ini baru ditampilkan satu contoh yaitu untuk Mata Pelajaran PPKn SMP.
Download contoh Silabus dan RPP klik disini !!
PENGERTIAN DAN BENTUK SILABUS KURIKULUM 2013 TERBARU
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
January 28, 2016
Visiuniversal----IHF - Indonesia Heritage Foundation, Materi yang di ajarkan, sebagai bahan presentasi pada kegiatan diklat dan pelatihan guru-guru PAUD di seluruh Indonesia, meliputi materi tentang pengembangan anak dan pendidikan budi pekerti/karakter anak usia dini. yaitu :
1. Mencetak generasi unggul abad 21
2. Pola Asuh Ramah Otak
3. Kelekatan Ibu-Anak
4. Tahap Perkembangan Moral Anak
5. Bahaya Video Kekerasan dan Melindungi Anak dari Bahaya Pornografi
6. Komunikasi Positif untuk Membentuk Karakter Anak
7. Pendidikan Karakter untuk guru SMP dan SMA.
Sebelum kita melihat materi tersebut kita perlu mengenal terlebih dahulu, Apa atau siapa sich IHF (Indonesia Heritage Foundation) tersebut ?
Tentang IHF (Indonesia Heritage Foundation)
Indonesia Heritage Foundation (IHF) ATAU Yayasan Warisan Nilai Luhur Indonesia, adalah organisasi nirlaba/non profit yang didirikan oleh Dr. Ratna Megawangi dan Dr. Sofyan Djalil, pada bulan Juni tahun 2000 (secara hukum disahkan oleh notaris publik pada September 2001 dengan akta notaris No. 578/ANP/2001, dan berdasarkan hukum terbaru yang berlaku, kemudian lebih lanjut disahkan oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia No. 12 Tanggal 31 Agustus 2007).
Latar belakang didirikan IHF adalah berawal dari pertanyaan mengapa Indonesia yang mayoritas penduduknya sudah mengerti pengetahuan tentang moral dan agama (misalnya menjadi kewajiban mata pelajaran Moral Pancasila dan Agama untuk diberikan di seluruh jenjang pendidikan), tetapi tidak tercermin pada perilaku kehidupan sehari-hari di masyarakat. Maraknya tawuran pelajar, adanya konflik antar golongan (suku, agama, dan ideologi), tingginya angka korupsi, rusaknya lingkungan hidup, dan permasalahan sosial lainnya, adalah contoh dari adanya ketidaksinambungan antara apa yang diketahui (moral knowing), dengan apa yang dilakukan (moral action). Selain gagal membentuk karakter, pendidikan Indonesia juga belum berhasil menciptakan generasi kreatif dan berdaya pikir tinggi. Padahal sering diungkapkan bahwa abad ke-21 adalah era ekonomi kreatif. Tentunya ekonomi kreatif memerlukan manusia-manusia kreatif.
Oleh karena itu, untuk mewujudkan “Bangsa Berkarakter, Cerdas, dan Kreatif” IHF mencoba membuat terobosan-terobosan baru bagaimana mewujudkan insan berkarakter mulia yang konsisten antara pikiran, hati, dan tindakan nyata (“habit of the mind”, “habit of the heart”, dan “habit of the hands”), yaitu melalui pengkajian, pengembangan, dan pendidikan 9 Pilar Karakter, serta pengembangan beberapa strategi pendidikan untuk menciptakan generasi kreatif dan berdaya pikir tinggi (Higher Order Thinking Skills). Dalam 14 tahun terakhir ini, IHF telah mengembangkan dan menjalankan beberapa program, di antaranya adalah:
- Pengembangan dan penerapan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK). Model PHBK memfokuskan pada pembentukan seluruh aspek dimensi manusia, sehingga dapat menjadi manusia yang berkarakter, kreatif, dan berdaya pikir tinggi.
- Program Semai Benih Bangsa (SBB) untuk masyarakat miskin, yaitu menerapkan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (ciptaan IHF) di TK/PAUD dan SD. Khusus untuk TK/PAUD, model ini sudah diterapkan di lebih dari 2.000 lokasi terutama di daerah miskin di seluruh pelosok Indonesia bekerja sama dengan banyak mitra sponsor. Sedangkan untuk SD, model ini sudah diterapkan di 30 SD (Negeri dan Swasta) di DKI (kerja sama dengan Pemda DKI) dan 20 lokasi lainnya di Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.
- Membina Sekolah Karakter sejak tahun 2001, yaitu sekolah formal di bawah naungan IHF (dari PG, TK, SD, dan SMP) di Cimanggis, Depok. Sekolah ini juga menerapkan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter.
- Workshop Pendidikan Karakter untuk guru SMP dan SMA.
- Training Brain-Based Parenting (Pengasuhan Ramah Otak) untuk menyiapkan orangtua agar dapat mengasuh anak dengan cinta, serta menyiapkan anak untuk dapat mengoptimalkan perkembangan otak dan kepribadiannya.
- Feeling Education (Kecerdasan Emosi) yaitu menyiapkan para siswa untuk belajar mengendalikan emosinya melalui aplikasi neuroscience (Neuroscience for Kids).
- Violence Prevention, melalui program Stop Kekerasan Pada Anak, Stop Video Game
- Training untuk mencetak generasi kreatif melalui Brain-Based Learning, Creative Education, dan Origami for Character Building.
- Penerbitan buku-buku yang bertemakan karakter.
Program SBB ini sudah diamati dan direview oleh Prof. Jerry Aldridge dari USA selama 4 bulan (tahun 2010) dengan kesimpulan: “SBB program is one of the best Early Childhood Education Program in the world”. Selain itu seorang konsultan pendidikan dari Inggris, Carolyn Wignall, yang juga telah membina beberapa sekolah di Singapura, dan seorang volunteer di IHF (khusus datang dari Singapura untuk membantu IHF 3-4 kali sebulan) mengatakan: “IHF model is compatible with International Primary Curriculum“.
Berdasarkan beberapa hasil studi independen, model PHBK telah berhasil membentuk karakter positif, meningkatkan kreativitas dan kecerdasan anak secara umum. Beberapa studi ilmiah dapat dilihat pada hasil penelitian.
Dengan diwajibkannya Program Pendidikan Karakter di seluruh jenjang sekolah oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2010, model pendidikan PHBK – IHF semakin terasa dibutuhkan. Sejak tahun 2001 PHBK telah menerapkan model pendidikan tematik dan integratif yang sejalan dengan kurikulum nasional (dari Kurikulum 1996, KBK 2004, KTSP 2006 sampai Kurikulum 2013). Berdasarkan pengalaman IHF, masalah utama yang harus lebih diperhatikan adalah kualitas gurunya, karena secanggih apapun kurikulumnya, apabila guru tidak mampu menerapkan metode pembelajaran yang benar, maka kualitas pendidikan Indonesia tidak dapat diperbaiki. Maka, guna membantu guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang ada, IHF siap bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menularkan ilmu dan pengalaman kepada sekolah-sekolah lainnya sebagai wujud kontribusi positif IHF kepada dunia pendidikan Indonesia.
Download Materi PRESENTASI OASE IHF - Indonesia Heritage Foundation :
1. Mencetak generasi unggul abad 21 (Dowload Materi) >>> di sini !!
2. Pola Asuh Ramah Otak (Download Materi) >>> di sini !!
3. Kelekatan Ibu-Anak (Download Materi) >>> di sini !!
4. Tahap Perkembangan Moral Anak (Download Materi) >>> di sini !!
5. Bahaya Video Kekerasan dan Melindungi Anak dari Bahaya Pornografi (Download Materi) >>> di sini !!
6. Komunikasi Positif untuk Membentuk Karakter Anak (Download Materi) >>> di sini !!
Cara Download :
Klik link download di atas :
di AdFly-Pada bagian sebelah kiri atas, klik Harap Tunggu - Lalu Klik Lewati-Masuk di google drive..unduh aja di sana.
Sebaiknya sebelum mendownload masuk dulu di akun Google anda - jika belum punya akun Google-silakan buat caranya lihat di sini !!
Cara Download :
Klik link download di atas :
di AdFly-Pada bagian sebelah kiri atas, klik Harap Tunggu - Lalu Klik Lewati-Masuk di google drive..unduh aja di sana.
Sebaiknya sebelum mendownload masuk dulu di akun Google anda - jika belum punya akun Google-silakan buat caranya lihat di sini !!
Demikian, semoga bermanfaat, terimakasih.
Source: http://www.ihf.or.id/
MATERI PRESENTASI OASE IHF - Indonesia Heritage Foundation
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 28, 2015













