Home » » MENGENAL DASAR SISTEM KOMPUTER JARINGAN -TOPOLOGI

MENGENAL DASAR SISTEM KOMPUTER JARINGAN -TOPOLOGI

Jaringan komputer perusahaan
Dewasa ini komputer bukan lagi barang personal yang berdiri sendiri, artinya komputer tidak lagi hanya dipakai dalam satuan komputer oleh satu orang yang bersangkutan saja, tepi dapat dipakai bersama dengan menggunakan beberapa buah komputer yang saling terkait satu sama lain atau disebut jaringan komputer. Jaringan komputer adalah komputer-komputer yang saling berhubungan satu sama lain. Pada sebuah lembaga atau perusahaan besar yang memiliki banyak PC (Personal Computer), terkadang hasil kerja pada satu komputer dibutuhkan untuk digunakan pada komputer lain. Komputer-komputer pada jaringan komputer dihubungkan dengan kabel, sehingga file dan dokumen yang ada didalamnya dapat digunakan bersama oleh seluruh user atau penggunanya.

PC pada jaringan komputer adalah PC biasa, yang bisa bekerja secara terpisah. Stiap PC memiliki processor, hard disk, dan fasilitas lain. Dokumen dan file dapat disimpan pada hard disk. Dokumen inilah yang dapat diakses oleh komputer lain sesuai kebutuhan.

Kebanyakan jaringan komputer memiliki server utama. Server biasanya digunakan untuk menyimpan file yang umum digunakan oleh semua komputer. Sebagai contoh daftar konsumen dan alamatnya yang disimpan di server, dapat ditambah atau diubah oleh setiap orang dalam jaringan itu. Hasil perubahannya tentu akan bisa dilihat oleh komputer lain dalam jaringan tersebut.

Bagaimana jaringan komputer itu ?

Dari kebanyakan jaringan yang sudah dipakai, penggunaan jaringan komputer seperti miniatur dari ide komputer mainframe. Dibandingkan dengan mainframe, komputer besar bertipe PC yang disebut sebagai server terhubung ke suatu jaringan koputer yang lebih kecil yang disebut terminal atau klien (client). Server menangani seluruh aplikasi dan data yang akan disajikan kepada klien.

Sebuah klien pada jaringan komputer adalah sebuah motnitor dan keyboar dengan sebuah kotak sirkuit khusus yang menggantikan fungsi CPU pada PC. Klien biasanya tidak memiliki media penyimpanan hard disk sendiri. Mereka men-downliad (mengambil) program dan data dari server dan disimpan di memorinya. Jika ada perubahan pada informasi atau data, maka akan disimpat di server kembali.

Pada sistem jaringan komputer, semua kemampuan perhitungan dan fasilitas lainnya dikonsentrasikan di server. Hal ini memungkinkan klien dibuat memiliki kemampuan dan fasilitas terbatas sehingga harganya pun menjadi murah. Hal ini tidak mengurangi fasilitas yang bisa digunakan pada klien karena seluruh fasilitasnya dapat diambil dari server.

Dalam komputer jaringan terdapat bermacam-macam bentuk yang disebut dengan topologi. Istilah topologi, dapat anda gunakan untuk menggambarkan bentuk hubungan fisik yang ada dalam sebuah jaringan computer yang anda buat. Ada beberapa topologi jaringan yang biasa digunakan pengguna computer, yaitu bus, switch/mesh, ring, star, daisy-chain/loop, dan tree/hierarchical :

Topologi Kabel Star.
Topologi Kabel Star. Setiap system computer berhubungan langsung ke server (pusat) dan tidak perlu berhubungan ke pengguna computer lain. Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke central point. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya (jaringan).

Setiap komputer dalam jaringan bintang berkomunikasi dengan central hub yang mengirimkan kembali pesan ke semua komputer (dalam broadcast star network) atau hanya ke komputer yang dituju (dalam switched star network). Hub dalam broadcast star network dapat menjadi aktif ataupun pasif. Active hub memperbaharui sinyal elektrik yang diterima dan mengirimkannya ke semua komputer yang terhubung ke hub. Hub tipe tersebut sering disebut juga dengan multiport repeater. Jika kita menggunakan hub memiliki 32 port, dengan seluruh port terisi, maka collision akan sering terjadi yang akan mengakibatkan kinerja jaringan menurun. Untuk menghindari hal tersebut kita bisa menggunakan switch yang memiliki kemampuan untuk menentukan jalur tujuan data. Active hub dan switch membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya. Pasisive hub, seperti wiring panel atau blok punch-down, hanya berfungsi sebagai titik koneksi (connection point) dan tidak melakukan penguatan sinyal atau memperbaharui sinyal. Passive hub tidak membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya.
Topologi Kabel Star
Topologi Kabel Star


Topologi Kabel Tree/Hierarchical Topologi
Topologi Kabel Tree/Hierarchical Topologi, ini seperti membuat sebuah pohon dengan cabangnya. Topologi ini terdiri dari central node (computer spesifikasi tinggi) dan node (computer spesifikasi rendah) yang berhubungan secara berjenjang. Central node sebagai host computer merupakan jenjang tertinggi (top hierarchical) yang berfungsi untuk mengkoordinasi node pada jenjang dibawahnya.

Topologi Kabel Tree/Hierarchical Topologi


Topologi Kabel Ring
Topologi Kabel Ring. Pada topologi ini, semua computer saling berhubungan fisik membentuk lingkaran, yaitu seperti topologi kabel bus, tetapi ujung-ujungnya saling disambung.
Data yang anda kirim diberi alamat (address) tujuan sehingga data sampai ke computer tujuan dengan selamat. Setiap computer diberi repeater yang berfungsi sbb :
  • Listen State, setiap bit data dikirim kembali dengan mengalami delay waktu. Transmit State, jika bit data yang berasal dari paket data lebih besar dari ring, maka repeater akan mengembalikan ke pengirim. Jika terdapat beberapa paket data dalam ring dan repeater yang sedang mengirimkan data, menerima bit dari data paket tersebut, maka repeaterharus menampung data dan mengirimkan data tersebut kembali.
  • Bypass State, untuk menghilangkan delay waktu dari system yang tidak aktif.
Topologi Kabel Ring


Topologi Kabel Switch/Web/Mesh
Topologi Kabel Switch/Web/Mesh. Topologi ini memiliki nama lain, yaitu topologi plex atau topoligi topologi completely connected. Topologi ini merupakan bentuk dengan node, yang saling berhubungan dengan node lain melalui beberapa link. Topologi ini menggunakan rumus umum 0.5 * (n*(n + 1)) untuk menggunakan link. Pada rumus tersebut, n menunjukkan banyaknya node yang anda gunakan.


Topologi Kabel Switch/Web/Mesh



Topologi Kabel Daisy–Chain/Loop
Topologi Kabel Daisy–Chain/Loop. Topologi ini merupakan evolusi dari topologi bus dan topologi ring, yaitu setiap simpul terhubung langsung ke dua simpul lain melalui kabel dan membentuk saluran, bukan lingkaran utuh. Pada topologi ini semua node berhubungan secara serial (bukan parallel) sehingga tidak mengenal central node dan host node karena semua memiliki status dan kedudukan yang sama.

Topologi Kabel Daisy–Chain/Loop





Demikian mengembangkan komputer dalam jaringan, semoga bermanfaat. terimakasih.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Artikel