Home » All posts
Untuk mampu tampil menonjol di tengah
orang "banyak", Anda perlu memiliki kemampuan dan kemahiran yang khusus. Akan
tetapi, dalam proses ini, ada sebuah perangkap tersembunyi yang harus Anda
hindari, yaitu kecenderungan untuk membanding-bandingkan hasil tidak puas yang
Anda raih dengan keberhasilan orang lain. Sikap membanding-bandingkan seperti
ini hanya akan memunculkan rasa iri dan frustrasi.
Ingatlah, bahwa orang-orang yang saat ini
lebih berhasil daripada Anda sudah memiliki pengalaman yang jauh lebih panjang
daripada pengalaman Anda. Dan ingat pula, Anda bisa jauh lebih baik dari mereka
jika Anda telah memiliki pengalaman yang sama. Meskipun demikian, membandingkan
hasil tidak memuaskan yang Anda raih dengan keberhasilan orang lain tetap saja
bukan hal yang menyenangkan.
SUKSES DENGAN PERIBADI HEBAT
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
May 31, 2013
I. Kunci jawaban Latihan Soal Sejarah Materi : MASA DEMOKRASI LIBERAL
Lihat Materi Soal-soal Latihannya di sini !!
Jawaban Soal-Soal Essai;
1. Karena sering terjadi persaingan antargolongan partai politik yang telah menjurus ke ajang pertentangan yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Konferensi Asia Afrika I diadakan tanggal 18 sampai dengan 24 April 1955, di Bandung.
3. Pengaruh dari Konferensi Asia Afrika I terhadap perkembangan dunia:
- Berkurangnya ketegangan dunia.
- Australia dan Amerika Serikat mulai berusaha menghapuskan Diskriminasi ras di negaranya.
- Belanda mulai kebingungan menghadapi Blok Afro-Asia di PBB.
4. Pemilu I diadakan pada tanggal 29 September 1955. Alasannya rakyat menginginkan adanya perbaikan keadaan dan bentuknya pemerintahan yang stabil dan kuat, sehingga dapat melaksanakan program pembangunan dengan baik.
5. Isi Dasasila Bandung:
- Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan serta azas yang termuat dalam piagam PBB
- Menghormati kedaulatan dan integritas (keutuhan wilayah) teritorial semua bangsa.
- Mengakui persamaan semua bangsa, baik besar maupun kecil
- Tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam soal-soal dalam negeri negara lain
- Menghormati hak-hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri baik secara sendirian maupun secara kolektif yang sesuai dengan piagam PBB
- Tidak menggunakan peraturan-peraturan pertahanan kolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus salah satu negara besar dan tidak melakukan tekanan terhadap negara lain.
- Tidak melakukan tindakan-tindakan atau ancaman agresi ataupun penggunaan kekuasaan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik suatu negara
- Menyelesaikan suatu perselisihan internasional dengan cara damai, seperti melalui perundingan, persetujuan, arbitrase atau penyelesaian hukum atau cara damai lainnya menurut pihak-pihak yang bersangkutan, yang sesuai dengan Piagam PBB
- Memajukan kepentingan bersama dan kerjasama
- Menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional.
*Catatan : Bila siswa, warga belajar dan peserta didik dapat menjawab 4 dari 10 rumusan soal no.5 di atas, berarti jawabannya benar, meskipun tidak berurutan).
Jawaban Soal Pilihan ganda (Multiple Choice);
Melingkari jawaban yang benar a, b, c, atau d
Jawaban yang harusnya dipilih adalah:
1. a
2. b
3. a
4. d
5. a
6. a
7. b
8. a
9. d
10. d
KUNCI JAWABAN LATIHAN SOAL-SOAL SEJARAH : MASA DEMOKRASI LIBERAL
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 28, 2013
Visiuniversal---Siswa dan Wargabelajar-peserta didik sekalian, setelah kita selesai membahas dan memperlajari materi sejarah tentang Masa Demokrasi Liberal, berikut ini kita akan mencoba menjawab soal-soal latihan yang terdiri dari soal-soal Essai dan soal Pilihan ganda (Multiple Choice), berikut soal latihannya:
I. soal-soal Essai
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Pada masa demokrasi liberal, di Indonesia banyak terdapat Partai Politik. Keadaan pemerintah RI waktu itu mengalami ketidakstabilan. Jelaskan mengapa demikian?
2. Kapan dan dimana Konferensi Asia Afrika I diadakan?
3. Konfrensi Asia Afrika I membawa pengaruh terhadap perkembangan dunia pada waktu itu. Coba jelaskan tentang hal tersebut?
4. Kapan pemelihan umum pertama diadakan dan jelaskan alasan mengapa diadakan pemilu tersebut?
5. Sebutkan 3 (tiga) dari 10 prinsip Dasasila Bandung yang merupakan pula hasil konferensi Asia Afrika !
II. soal Pilihan ganda (Multiple Choice)
Pilihlah jawaban yang tepat dengan melingkari salah satu huruf a, b, c, dan atau d dari soal di bawah ini !
1. Pada masa Demokrasi Liberal Indonesia menganut sistem pemerintahan Parlementer dengan kabinet ...
a. Parlementer
b. Dwikora
c. Ampera
d. Pembangunan
2. Banyaknya Partai-partai politik pada masa demokrasi liberal ternyata menimbulkan... antar golongan partai
a. Kerjasama dan perdamaian
b. Persaingan dan pertentangan
c. Perdamaian dan persatuan
d. Pertentangan dan pertikaian
3. Pemberontakan APRA terhadap Pemerintahan RI yang terjadi pada tanggal 23 januari 1953 didalangi oleh...
a. Belanda
b. Inggris
c. Amerika Serikat
d. Jepang
4. Pada tanggal 25 April 1950 di Maluku terjadi pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) yang didalangi oleh Belanda. Tokoh pemberontak ini bernama ....
a. SM. Kartosuwiryo
b. Andi Azis
c. Westerling
d. Soumokil
5. Pemberontakan PRRI di Sumatera yang terjadi pada tahun 1958 berhasil ditumpas oleh Pemerintah RI melalui suatu operasi yang diberi nama Operasi
a. 17 Agustus
b. Merdeka
c. Mandala
d. Woyla
6. Konferensi Asia Afrika I yang diadakan pada tanggal 18-24 April 1955, di Bandung dibuka oleh Presiden ....
a. Soekarno dari Indonesia
b. Gamal Abdul Nasser dari Mesir
c. Josef Bros Tito dari Yugoslavia
d. Kennedy dari Amerika Serikat
7. Dalam Konferensi Asia Afrika I telah dihasilkan beberapa keputusan penting di antaranya tentan 10 prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara yang dikena dengan....
a. Dasawarsa Bandung
b. Dasasila Bandung
c. Dasadharma Bandung
d. Dasalomba Bandung
8. Pemilihan Umum I di Indonesia diadakan pada tahun....
a. 1955
b. 1971
c. 1977
d. 1982
9. Dari hasil Pemilu I terbentuk DPR dan ....
a. DPA
b. BPK
c. BPN
d. Badan Konstituante
10. Di bawah ini merupakan isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959, kecuali....
a. Pembubaran Konstituante
b. Berlakunya kembali UUD 1945 dalam kerangka Demokrasi Terpimpin
c. Pembentukan MPRS dan DPAS
d. Berlakunya UUDS 1950
* * * * *
Kunci Jawaban :
Untuk Soal-soal Sejarah Masa Demokrasi Liberal Lihat Kunci Jawaban di sini !!
CONTOH LATIHAN SOAL SEJARAH INDONESIA: MASA DEMOKRASI LIBERAL
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 28, 2013
Visiuniversal----Para siswa dan warga-belajar sekalian, kita mengenal Lambang negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila, Pancasila merupakan sila-sila yang berjumlah 5 sila dalam lambang Garuda Pancasila yang sering kita bacakan bersama-sama dalam apel dan upacara bendera di sekolah. Dasar dari pelajaran PPKn atau PKn sendiri tentunya harus mengenal terlebih dahulu apa itu Lambang Negara Indonesia Garuda Pancasila. Tahukah kalian apakah Pancasila itu? adalah Garuda Pancasila yag dilengkapi juga dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
![]() |
| GARUDA PANCASILA |
Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan heraldik, perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950.
BULU BURUNG GARUDA PANCASILA
Jumlah bulu Garuda Pancasila melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945
45
adalah Jumlah buli di leher burung Garuda melambangkan tahun proklamasi kemerdekaan.
17
adalah jumlah bulu di sayap burung Garuda melambangkan tanggal proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia
19
adalah jumlah bulu dibawah perisai atau pangkal ekor melambangkan tahun proklamasi kemerdekaan.
8
adalah jumlah bulu di ekor burung garuda melambangkan bula proklamasi kemerdekaan.
PENJABARAN SILA-SILA PANCASILA (PANCA 5 SILA)
Sila Pertama : KETUHANAN TANG MAHA ESA
Menjalin toleransi saling menghormati kepercayaan masing-masing untuk membina kerukunan.
Sila Kedua : KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
Saling mencintai dan menumbuhkan rasa tenggang rasa serta menjunjung tinggi sikap kemanusiaan.
Sila Ketiga : PERSATUAN INDONESIA
Menempatkan persatuan bangsa (Asas Bhineka Tunggal Ika) di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Sila Keempat : KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
Menjunjung tinggi asas kekeluargaan dalam musyawarah yang dilakukan dengan hatid nurani luhur.
Sila Kelima : KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
Mengembangkan perbuatan adil yang mencerminkan nilai luhur, kekeluargaan dan kegotongroyongan.
Demikianlah tentang Pancasila sebagai lambang negara Indonesia juga pejabaran sila-sila dan lambangnya dalam perisai di dada Burung Garuda Pancasila. Semoga bermanfaat sebagai bahan belajar. terimakasih.
MENGENAL GARUDA PANCASILA LAMBANG NEGARA INDONESIA
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
January 28, 2013
Visiuniversal----Inilah Dasar
Pembentukan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau yang sering disingkat dengan PKBM. PKBM yang dibentuk dan dikelola oleh masyarakat, memberikan layanan pendidikan Nonformal dan informal untuk pendidikan dan pelatihan yang bermanfaat.
Untuk dapat mewujudkan
tingkat produktivitas yang diinginkan memerlukan lembaga yang kuat dan
mapan. Lembaga yang kuat didukung oleh
tenaga pelaksana organisasi yang loyal dan penuh dedikasi dalam mencapai
tujuan. Lembaga yang mapan memiliki struktur organisasi telah disepakati sesuai
dengan perkembangan organisasi. Oleh sebab itu perencanaan dan pengembangan
sumber daya terutama sumber daya manusia serta inovasi-inovasi organisasi perlu
dilakukan secara berencana dan bertahap. Inti kelembagaan dalam suatu organisasi adalah adanya
struktur pembagian kerja. Dalam hal pembagian kerja ini Reksohadiprodjo
(1991:100) menyatakan:
.. pembagian kerja akan mempengaruhi tingkat
prestasi organisasi melalui minimisasi ketergantungan pada individu-individu
tertentu atau keterampilan-keterampilan khusus, dan gerakan-gerakan atau
perpindahan yang percuma komponen-komponen pekerjaan besar. Pembagian kerja
juga mengarahkan penanaman pada peralatan dan mesin-mesin yang efisien untuk
meningkatkan produktivitas… Disamping itu, pembagian kerja (spesialisasi) mengandung
konsekuensi-konsekuensi pada perilaku para karyawan, seperti menurunkan
keterlibatan dan kepuasan kerja karyawan, menimbulkan kebosanan karena
pekerjaan menjadi monoton, mengakibatkan tingkat keterikatan karyawan lebih
rendah dan kehilangan motivasi yang mengarah kepada ketidak efisienan.
Namun ada beberapa alasan
pentingnya kelembagaan PKBM. Menurut Sihombing (1999:114) dengan kelembagaan
PKBM maka: (a) perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian atas program dapat dilaksanakan
dengan nyata dan terkendali; (b) dengan pelembagaan PKBM merupakan salah satu
upaya untuk membangkitkan dan menunjukkan kemampuan masyarakat dalam
merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan sesuai kebutuhan dan kondisi
masyarakat. Sehingga PKBM mampu menggali, menumbuhkan, dan memanfaatkan
sumber-sumber potensi yang ada dalam masyarakat.
Sebagaimana diketahui bahwa PKBM adalah wadah berbagai
kegiatan pembelajaran masyarakat yang diarahkan pada pemberdayaan potensi
masyarakat untuk menggerak-kan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan
budaya. PKBM dibentuk oleh masyara-kat, milik masyarakat dan dikelola oleh
masyarakat untuk memperluas pelayanan kebutuhan belajar masyarakat. Pembentukan
PKBM dilakukan dengan memperhatikan sumber-sumber potensi yang terdapat pada
daerah yang bersangkutan terutama jumlah kelompok sasaran dan jenis
usaha/keterampilan yang secara ekonomi, sosial dan budaya dapat dikembangkan
untuk meningkatkan kesejahteraan warga belajar khususnya dan warga masyarakat
sekitarnya.
PKBM sebagai institusi atau
lembaga adalah suatu kelompok yang menampung aspirasi masyarakat, baik yang
mempunyai aturan secara tertulis maupun tidak tertulis, tumbuh dalam masyarakat
serta bertujuan untuk mencapai tujuan bersama. Menurut Wursanto (2003:11),
“institusi atau lembaga adalah suatu kelompok yang menampung aspirasi
masyarakat, baik yang mempunyai aturan secara tertulis maupun tidak tertulis,
tumbuh dalam masyarakat serta bertujuan untuk mencapai tujuan bersama”.
Sedangkan institusi atau lembaga swasta ialah lembaga yang dibentuk oleh
masyarakat karena adanya motivasi atau dorongan tertentu yang didasarkan atas
suatu peraturan perundang-undangan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.
Institusi atau lembaga ini secara sadar dan ikhlas melakukan kegiatan untuk
ikut serta memberikan pelayanan masyarakat dalam bidang tertentu sebagai upaya
meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Proses terbentuknya institusi
atau lembaga menurut Wursanto (2003:28) melalui beberapa tahap, yaitu : mula-mula
timbul suatu kebutuhan bersama dari beberapa orang. Kebutuhan bersama ini akan
menimbulkan kelompok. Setiap anggota kelompok mempunyai ikatan yang demikian
eratnya dengan anggota kelompok yang lain sehingga menimbulkan rasa memiliki
dari setiap anggota kelompok terhadap kelompoknya.
Organisasi yang mempunyai
struktur, yang menggambarkan hubungan-hubungan kerja, kekuasaan, wewenang dan
tanggungjawab antara pejabat dalam suatu organisasi. Struktur juga dapat dapat
menunjukkan saluran atau aliran hubungan secara hirarkhi. Melalui struktur
antara lain dapat diketahui: (1) sampai seberapa jauh wewenang atau kekuasaan
yang dimiliki oleh seseorang/pejabat dalam suatu organisasi; (2) sampai
seberapa jauh tanggungjawab yang dipikul oleh seorang pejabat/atau pegawai;
kepada siapa seseorang pejabat/pegawai bertanggungjawab baik secara langsung
maupun tidak langsung; (3) siapa atasan langsung dari pejabat/pegawai tersebut,
dan (4) sampai seberapa jauh lingkup kerja dari seorang pejabat/pegawai dalam
melaksanakan tugasnya.
Pengertian institusi dan
lembaga formal adalah sama, yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut: (a)
mempunyai struktur organisasi yang jelas, (b) batas-batas wewenang dari setiap
pejabat sudah jelas, (c) saluran hubungan kerja berlangsung menurut saluran
seperti tercantum dalam bagan, (d) adanya uraian tugas yang jelas dari setiap
anggota organisasi, (e) jenjang kepangkatan sudah diatur dengan jelas, (f)
tujuan organisasi dinyatakan dengan tegas, (g) keanggotaan organisasi diperoleh
dengan sadar dan pada umumnya bersifat terbuka, dan (h) organisasi formal tidak
mudah bubar, sehingga tahan lama.
DASAR PEMBENTUKAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR (PKBM)
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
December 28, 2012
Visiuniversal---dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal kata baku dan kata nonbaku. Adapun yang dimaksud dengan baku, adalah yang berlaku untuk sesuatu yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan; Standar. Dengan demikian dapat kita katakan, kata baku atau kata standar adalah kata yang dalam penggunaannya mengikuti kaidah atau aturan ketata bahasaan yang telah ditentukan, sedangkan kata nonbaku atau nonstandar adalah kata yang dalam penggunaannya tidak mematuhi kaidah atau ketentuan ketatabahasaan yang telah ditentukan, sedangkan kata nonbaku atau nonstandar adalah kata yang dalam penggunaanya tidak mematuhi kaidah atau ketentuan ketatabahasaan yang telah ditentukan.
Sebagai contoh, telantar adalah kata baku; sedangkan terlantar adalah kata yang tidak baku. Di dalam kamus, kedua kata itu dicantumkan. Tetapi, yang mendapat penjelasan hanyalah kata yang baku.
Kemudian menjelang peringatan hari ulang tahun kemerdekaan negara kita, sering kita jumpai di spanduk atau gapura seperti Dirgahayu RI ke-49. Bagaimana pendapat Anda? Sudah bakukah bentuk tulisan itu? Atau sudah sesuaikah dengan kaidah ketatabahasaan?
Dirgahayu berarti panjang umur. Dirgahayu RI ke-49 artinya panjang umur RI ke-49. Timbul pertanyaan, adakah RI atau Republik Indonesia ke-1, ke-2, ....., ke-49? Bukankah seharusnya kalimat itu cukup ditulis Dirgahayu RI.
Penulisan HUT (Hari Ulang Tahun) RI ke-49 pun merupakan bentuk yang tidak baku, dengan pengertian seperti dikemukakan di atas, bahwa tidak ada RI ke-1, ke-2 ...., ke-49, seharusnya aturan ke-1, ke-2, ..., ke-49 dituliskan langsung di belakang HUT karena HUT-lah yang bisa diurutkan. Jadi, yang baku adalah HUT ke-49 RI atau Hari Ulang Tahun ke-49 Republik Indonesia. Sejalan dengan ini, jika kita akan menuliskan haru ulang tahun Siti Nurbaya dengan benar adalah: hari ulang tahun ke-17 Siti Nurbaya, bukan hari ulang tahun Siti Nurbaya ke-17, kecuali pada saat yang sama ada tujuh belas Siti Nurbaya teman kita yang berulang tahun.
Kata-kata baku digunakan dalam situasi resmi, lisan atau pun tulisan, misalnya dalam surat-menyurat, perundang-undangan, pengumuman resmi, penamaan, peristilahan resmi, laporan resmi, dalam pembicaraan dengan orang yang kita hormati. Sedangkan kata-kata non-baku kita gunakan dalam komunikasi tak resmi, misalnya dalam surat menyurat pribadi, tutur sapa santai, dalam situasi akrab, pentas (lelucon, dagelan, dan sebagainya).
Selanjutnya, kita bisa melihat dan mempelajari beberapa contoh penulisan kata-kata nonbaku dan kata-kata baku dari daftar berikut ini:
Bonus :
Kata Populer dan kata kajian
Dalam pembicaraan sehari-hari ada kata-kata yang gampang dipahami karena telah dikenal masyarakat luas. Di samping itu, ada kata-kata yang hanya dikenal oleh kalangan tertentu saja, misalnya kalangan ilmuwan, kaum pelajar, kalangan kedokteran. Kata-kata yang mudah dipahami, karena umum telah mengenalnya dalam kegiatan berkomunikasi sehari-hari, disebut kata populer. Sedangkan kata-kata yang dikenal dan dipakai dalam lingkungan tertentu, yaitu ilmuwan atau kaum terpelajar dalam karya-karya ilmiah disebut kata kajian. kata sejenis ini banyak diserap dari bahasa asing dan bahasa daerah.
Perhatikan kalimat berikut:
a. Pelantikan lurah-lurah di Kecamatan Tambak dilaksanakan secara serempak.
b. Pendidikan Ilmu pengetahuan dan agama harus dilakukan secara simultan*
Kata serempak dalam kalimat 1) berarti bersama-sama pada saat yang sama. Kata serempak umum dipakai oleh kita. Tetapi kata simultan yang jua artinya serempak, bukan merupakan kata yang umum kita gunakan sehari-hari. Karena itu hanya digunakan dan dikenal oleh kalangan khusus. Selanjutnya cermati kalimat di bawah ini:
c. Pada musim hujan sering terjadi banjir
d. Penggundulan hutan akan mengakibatkan erosi
Kata banjir pada kalimat c) sangat kita kenal. Sedangkan kata erosi pada kalimat d) tidak semua orang tahu artinya sebab kata itu hanya dikenal dan digunakan di lingkungan geologi.
Kata serempak dan banjir pada kalimat 1) dan 3) adalah contoh kata populer. Sedangkan kata simultan dan erosi pada kalimat 2) dan 4) adalah contoh kata kajian.
MENGENAL KATA BAKU DAN KATA NONBAKU DALAM BAHASA INDONESIA
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
April 28, 2012
Visiuniversal---Warga belajar dan siswa sekalian, ada begitu banyak hal di dunia ini yang masih menimbulkan banyak tanda tanya. Jangankan alam sekitar, diri sendiri kita pun masih banyak menyimpan tanda tanya. Otak manusia bisa disamakan dengan prosesor komputer. Bedanya, kinerja prosesor dapat diuraikan secara logika dan data angka, sedangkan otak kita tidak.
Ada sepuluh misteri yang masih menyelubungi seluk beluk otak manusia. Ilmuwan masih terus mencoba mencari penjelasan ilmiahnya. Tapi tetap saja misteri itu merupakan rahasia kehidupan ciptaan Tuhan yang luar biasa. Berikut 10 misteri seputar otak manusia yang kita alami sehari-hari, tapi tetap kita tak mampu mencari penyebabnya.
1. Kesadaran
Saat bangun di pagi hari, kita tersadar dari tidur. Menikmati sinar matahari dari celah jendela, udara pagi nan sejuk, dan seterusnya. Kita menyebutnya sebagai kesadaran. Bidang ini memicu topik majemuk yang dibahas ilmuwan sejak zaman dulu. Pakar neurologi mutakhir menjabarkan kesadaran sebagai suatu topik riset realistis.
2. Hidup Membeku
Hidup abadi memang hanya ada dalam khayalan manusia. Namun ilmuwan telah menemukan cryonic, temuan yang mampu membuat manusia memiliki dua kehidupan. Salah satu pusat cryonic adalah Alcor Life Extension Foundation, di Arizona, yang menyimpan tubuh mahluk hidup dalam tabung berisi nitrogen cair dengan suhu minud 320 fahrenheit. Idenya adalah manusia yang sudah meninggal akibat penyakit akan dicairkan dan dihidupkan kembali di masa mendatang saat penyakit itu sudah bisa disembuhkan. Jenazah Ted Williams, pemain baseball kenamaan disimpan di sini. Karena teknologinya belum ditemukan, maka penghidupan kembali belum dilakukan, namun tubuhnya sudah “dilelehkan” dengan suhu yang tepat sehingga sel-selnya membeku dan memecah.
3. Misteri Kematian
Bagaimana manusia menjadi tua? manusia terlahir dengan mekanisme tubuh yang mampu bertahan dari penyakit. Itu sebabnya luka bisa sembuh sendiri tanpa diobati. Tapi seiring dengan bertambah usia, mekanisme itu menurun. kenapa bisa begitu? Ada dua teori penjelasannya. Pertama, penuaan adalah bagian dari genetika manusia. Kedua, penuaan adalah hasil dari sel-sel tubuh yang rusak.
4. Alam vs Asuhan
Perdebatan tentang pikiran dan kepribadian manusia masih berkutat antara dua hal di atas. Kepribadian dan pemikiran manusia dikatakan dikontrol oleh gen atau lingkungan? Atau bisa jadi keduanya? Masih belum ada kesepakatan di kalangan ilmuwan tentang hal ini.
5. Pemicu Otak
Tertawa adalah hal yang paling sedikit dipahami dari perilaku manusia. Para ilmuwan menemukan bahwa selama tertawa, ada tiga bagian otak yang terlibat. Pertama, bagian yang berpikir sebelum kita memahami suatu gurauan. Kedua, area yang bergerak untuk memberitahu otot kita untuk melakukan sesuatu. Lalu sebuah area emosional yang menggugah perasaan geli.
John Morreall, ilmuwan peneliti humor dari College of William and Mary, menemukan bahwa tertawa adalah respon bermain atas kisah yang tidak sesuai dengan harapan. Tertawa juga mampu menular pada orang lain.
6. Daya Ingat
Beberapa pengalaman sulit dilupakan, sebaliknya kita justru kerap melupakan hal-hal penting. Bagaimana itu bisa terjadi? menggunakan teknik pencitraan otak, ilmuwan menemukan adanya mekanisme yang bertanggungjawab pada penciptaan dan penyimpanan memori. mereka menemukan hippocampus dan materi abu-abu otak yang berperan sebagai kotak memori. Tapi mengapa ada memori yang mudah diingat dan dipukana, masih tetap jadi misteri.
7. Jam Biologis
Otak juga memiliki nukleus suprachiasmatic nucleus alias jam biologi. Bagian ini memprogram tubuh untuk mengikuti irama waktu 24 jam. Jam biologi juga menyesuaikan suhu tubuh, siklus bangun tidur, juga produksi hormon melatonin. Perdebatan terakhir adalah apakah suplemen melatonin mampu mencegah jet lag?
8. Perasaan Dihantui
Diperkirakan 80 persen dari sensasi pengalaman termasuk gatal, tertekan, nyaman dan rasa sakit datang dari bagian tubuh yang hilang. Ada orang yang mengalami adanya organ tubuh mereka yang tidka nampak tapi bisa merasakan. Salah satu penjelasan adalah adanya area syaraf di salah satu organ tubuh yang menciptakan konseksi baru pada saraf tulang belakang dan berlanjut mengirimkan sinyal ke otak.
9. Tidur
Mengapa manusia butuh tidur? Ilmuwan paham bahwa semua mamalia butuh tidur cukup. Tidak cukup tidur berkepanjangan akan menimbulkan halunisasi bahkan kematian. Ada dua tingkatan dalam tidur, yakni tidur yang non-rapid eye movement (NREM), terjadi selama otak memperlihatkan rendahnya aktivitas metabolik. Lalu tidur tingkat rapid eye movement (REM), saat otak masih cukup aktif.
10. Mimpi
Selain tidur, mimpi juga menjadi misteri. Kemungkinannya adalah, bermimpi merupakan latihan otak yang menstimulasi trafik synap antar sel-sel otak. Teori lain mengatakan manusia bermimpi mengenai tugas dan emosinya yang tak sempat diperhatikan selama mereka terjaga di siang hari.
Demikian artikel sederhana ini, semoga bermanfaat.............
10 MISTERI OTAK MANUSIA YANG BELUM DAPAT TERPECAHKAN DEWASA INI
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
March 01, 2012
![]() |
| WS. Rendra |
Visiuniversal---Warga belajar dan siswa sekalian, dalam materi pelajaran kesenian kita akan membahas tentang apa itu seni sastra. Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta 'Sastra' yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar sas- yang berarti "instruksi" atau ajaran". Dalam bahasa Indonesia, kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Tetapi kata "sastra" bisa pula merujuk kepada semua jenis tulisan, apakah ini indah atau tidak.
Menurut Soedjarwo (2007:65) dalam Beginilah Menggunakan Bahasa Indonesia, kata sastra, susastra, kesastraan, dan kesusastraan memiliki makna yang berbeda. Kata sastra dahulu ditulis sastera, tetapi seiring perkembangan bahasa kemudian ditulis sastra. Kata sastra berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu dari akar kata cas dan tambahan -tra. Kata cas artinya ‘mengajar', sedangkan akhiran -tra artinya ‘alat'. Jadi, castra artinya ‘alat untuk mengajar'.
Sementara itu, kesastraan berasal dari kata sastra, sedangkan.kata kesusastraan berasal dari kata susastra. Tambahan su- pada susastra artinya ‘indah' atau ‘lebih' sehingga susastra bermakna sastra indah. Pada dasarnya, kata sastra tanpa tambahan su- sudah mengandung konsep nilai sehingga karya-karya yang tergolong sastra dianggap telah memiliki nilai sastra. Novel sastra, misalnya, dianggap lebih bernilai daripada yang bukan sastra, meskipun novel-novel sastra itu kadar kesastraannya berbeda-beda.
Kata kesusastraan diartikan sebagai kumpulan atau hal-hal yang berkenaan dengan sastra, sedangkan kata kesastraan digunakan untuk menyatakan pengertian kadar sastra atau yang dalam bahasa Inggris disebut literariness. Pada kenyataannya, kata sastra justru memiliki makna yang lebih luas daripada kesusastraan. Hal itu dapat dilihat dari ilmu-ilmu sastra yang mencakup ilmu bahasa, ilmu kesusastraan, ilmu sejarah, ilmu arkeologi, dan filsafat. Demikian halnya dengan sarjana sastra yang mencakupi ahli bahasa, ahli kesusastraan, ahli antropologi, ahli sejarah, ahli arkeologi, dan ahli filsafat.
Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa kata sastra, susastra, kesastraan, dan kesusastraan memiliki makna yang berbeda. Sastra ialah cabang kesenian yang menggunakan bahasa sebagai medium atau sarananya. Adapun susastra ialah sastra yang indah atau tinggi mutunya. Di sisi lain, kesastraan merupakan nilai atau kadar sastra, sedangkan kesusastraan adalah kumpulan karya sastra atau hal-hal yang berkenaan dengan sastra.
Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis dan sastra lisan. Dalam sastra lisan, sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan sarana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.
Adapun yang termasuk dalam kategori sastra adalah :
1. Novel
2. Cerita/cerpen (tertulis/lisan)
3. Syair
4. Pantun
5. Sandiwara/drama
6. Lukisan/kaligrafi
Baca juga :
PENGERTIAN SENI SASTRA, KESASTRAAN DAN KESUSASTRAAN
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 15, 2012








