Home » All posts
A. Pendidikan dan Perilaku Warga Belajar
Dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan kesetaraan
secara psikologi, pendidikan berkenaan dengan perkembangan dan perubahan
kelakuan atau perilaku warga belajar. Pendidikan bertalian dengan transmisi
pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek perilaku lainnya kepada warga belajar.
Pendidikan juga adalah merupakan proses belajar dan mengajar pola-pola perilaku
manusia yang sesuai dengan realitas masyarakat serta lingkungan ditempat warga
belajar tersebut berada.
ANALISIS TEORITIS PERILAKU WARGA BELAJAR KESETRAAAN YANG MENGHAMBAT PROSES PEMBELAJARAN
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 11, 2014
Ada dua komponen utama pada komputer yang digunakan dalam Teknologi Informasi (IT), yaitu hardware dan software. Komponen ini sangat terkait untuk mendukung kinerja teknologi komputer yang digunakan. Berikut pemahaman dari hardware, software dan IT (Information Technology) yaitu:
Hardware
Hardware adalah komponen fisik dari komputer seperti monitor, unit sistem (CPU), keyboard, dan kabel. Kata "Hardware" dapat digambarkan sebagai sebuah komputer lengkap dengan semua komponennya, seperti printer atau alat sejenisnya. Akan tetapi, harware tidak akan dapat melakukan apapun tanpa adanya software.
MEMAHAMI HARDWARE, SOFTWARE DAN IT KOMPUTER
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 11, 2014
![]() |
Ada perasaan jengkel ketika loding internet terasa lambat, padahal sudah pake bandwith yang besar, dan penyedia layanan internet yang luar biasa cepatnya. Nah ini mungkin ada masalah dengan performa komputer PC atau laptop anda, mungkin cara dibawah ini bisa membantu mempercepat kemampuan dan performa komputer PC atau laptop anda :
CARA MENINGKATKAN KECEPATAN INTERNET MELALUI KOMPUTER
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 11, 2014
Kesuksesan seseorang juga ditentukan sejauh mana seseorang dapat mengarahkan dan menggunakan pikirannya untuk mencapai hal-hal yang positif. Banyak buku dan tulisan yang membahas tentang kekuatan pikiran ini. Bagaimana pikiran yang positif dapat membantu kita mencapai kesuksesan lebih besar dari apa yang bisa kita bayangkan. Konsep-konsep seperti, Berfikir positif, visualisasi kreatif, sugestif diri sendiri, adalah suatu metode yang dapat digunakan untuk membantu diri mengarahkan pikiran menjadi positif dan mendukung setiap keinginan dan cita-cita yang ingin kita capai. Intinya berfikirlah selalu positif dan segar setiap hari, maka kesuksesan akan menghampiri anda dengan sangat tidak terduga.
CARA MENINGKATKAN KESUKSESAN DENGAN KEKUATAN PIKIRAN
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 11, 2014
Visiuniversal----Motivasi merupakan satu penggerak dan dorongan dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau bertindak mencapai sesuatu tujuan. Motivasi boleh juga dikatakan sebagai rancangan atau kehendak untuk menuju kejayaan dan mengelakkan dari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah proses menghasilkan tenaga oleh keperluan diarahkan untuk mencapai sesuatu tujuan. Seseorang yang mempunyai motivasi berarti ia telah memperolehi kekuatan untuk mencapai kesuksesan dan keberhasilan dalam kehidupan. Dalam organisasi kelompok kerja, motivasi menjadi penggerak kepada keberhasilan organisasi. Dengan adanya motivasi, maka wujudlah kerjasama, saling bahu membahu antara satu anggota dengan lainnya.
MENGENAL TEORI MOTIVASI MASLOW
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 10, 2014
Kata Komputer berasal dari kata bahasa Yunani "Computare" yang berarti memperhitungkan atau menggabungkan bersama-sama. Kata com berarti menggabungkan dalam pikiran atau secara mental, sedangkan putare berarti memikirkan perhitungan atau penggabungan. Dalam bahasa Inggris: "To Compute" yang artinya menghitung.
Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology yaitu kata computer sebagai kata untuk “orang yang menghitung” yang digunakan dalam bahasa inggris pada tahun 1646. Kemudian pada tahun 1897 kata computer sebagai kata untuk”alat hitung mekanis”. Dan secara umum definisi komputer pernah dipakai untuk mendefinisikan dengan menggunakan atau tidak menggunakan alat bantu yang melakukan perhitungan aritmatika. Pada perang dunia ke ll, kata komputer sendiri dipakai oleh para pekerja wanita Inggris dan Amerika Serikat untuk menghitung jalan altileri perang menggunakan mesin hitung. Ada sebuah desain mesin hitung pertama kali yang disebut dengan mesin analitikal yang didesain oleh Charles Babbage. Dan ada juga slide rule yang merupakan alat mesin sederhana yang bisa dikatakan sebagai komputer.
Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology yaitu kata computer sebagai kata untuk “orang yang menghitung” yang digunakan dalam bahasa inggris pada tahun 1646. Kemudian pada tahun 1897 kata computer sebagai kata untuk”alat hitung mekanis”. Dan secara umum definisi komputer pernah dipakai untuk mendefinisikan dengan menggunakan atau tidak menggunakan alat bantu yang melakukan perhitungan aritmatika. Pada perang dunia ke ll, kata komputer sendiri dipakai oleh para pekerja wanita Inggris dan Amerika Serikat untuk menghitung jalan altileri perang menggunakan mesin hitung. Ada sebuah desain mesin hitung pertama kali yang disebut dengan mesin analitikal yang didesain oleh Charles Babbage. Dan ada juga slide rule yang merupakan alat mesin sederhana yang bisa dikatakan sebagai komputer.
PENGERTIAN DAN DEFINISI KOMPUTER
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 10, 2014
Kajian
kepemilikan bahasa dan manusia pada dasarnya membahas kontribusi bahasa dalam
kehidupan manusia. Peran bahasa membuat manusia dapat berinteraksi,
menyelesaikan masalah, dan membuat maupun meneruskan kebudayaan.
Penelitian para
ahli tentang kemampuan berbahasa pada hewan seperti simpanse maupun gorila juga
tidak membawa hasil yang signifikan. Simpanse memahami bahasa tubuh, namun
tidak memiliki kemampuan untuk mengekpresikan suara. Berdasarkan asumsi
tersebut mereka menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi dengan hewan.
Simpanse dan gorila dapat memahami ratusan kosa kata dengan menggunakan bahasa
isyarat.
HAKIKAT PERKEMBANGAN BAHASA MANUSIA
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
February 09, 2014
Visiuniversal----Para siswa, warga belajar dan peserta didik sekalian. Berikut ini kita akan membahas materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra yaitu tentang majas pertentangan. Majas diartikan sebagai cara khas dalam menyatakan pikiran dan perasaan dengan jalan membandingkan sesuatu dengan hal atau benda lainnya. Dengan kata lain, majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan menyamakan dengan sesuatu yang lain. Penggunaan majas dimaksudkan untuk memengaruhi dan meyakinkan pembaca atau pendengar.
Dalam kehidupan sehari-hari, secara tidak sadar, kita seing menggunakan majas pada waktu kita berbicara, misalnya, baju yang sudah compang-camping yang dipakai oleh seseorang kita katakan bajunya melambai-lambai. "Belikan gudang garam sebungkus," kata ayah. Yang dimaksudkan dengan gudang garam di situ rokok kretek cap gudang garam. Ada empat golongan majas, yaitu majas pertentangan, majas perbandingan, majas pertautan dan majas perulangan.
Dalam kegiatan ini kita hanya akan membicarakan satu golongan majas saja, yaitu majas pertentangan. Majas pertentangan ini terdiri dari beberapa jenis yaitu:
1. Hiperbol
Hiperbol adalah majas yang mengandung pernyataan yang berlebih-lebihan. Contoh:
a. Aku tak lama peri, dalam sekejap mata aku akan kembali (karena cepatnya)
b. Sorak-sorai penonton menggemuruh membelah angkasa (karena riuhnya).
2. Ironi
Ironi adalah majas yang menyatakan makna yang bertentangan dengan makna sesungguhnya. Majas ini biasanya dipakai untuk menyindir. Contoh:
Manda rajin belajar malam sehingga setiap pagi Manda kesiangan. (sindiran gru kepada murid yang sering datang terlambat ke sekolah).
3. Kiasmus
Kiasmus adalah majas yang berisikan perulangan atau repetisi dan sekaligus merupakan kebalikan hubungan antara dua kata dalam satu kalimat. Contoh:
a. orang yang pandai merasa dirinya bodoh, sedangkan orang bodoh merasa dirinya pandai.
b. Sepantasnya orang tua jangan menganggap dirinya muda dan orang muda jangan menganggap dirinya tua.
4. Litotes
Litotes adalah pernyataan yang memperkecil sesuatu untuk merendahkan diri (kebalikan dari hiperbol). Contoh:
Jika ada waktu, saya mengundang bapak untuk singgah di gubuk kami. (Kata gubuk sebagai tempat tinggal yang buruk dan reyot untuk pengganti rumah)
5. Oksimoron
Oksimoron adalah jenis majas yang mengandung penegasan atau pendirian dengan cara menempatkan dua kata yang bertentangan artinya (antonim) dalam suatu hubungan kalimat (sintaksis).
Contoh:
a. Judi itu lebih banyak jelek daripada baiknya.
b. Kearifan seseorang tidak ditentukan oleh usia tua atau muda.
6. Paralipsis
Paralipsis adalah sejenis majas yang digunakan sebagai alat untuk menyatakan bahwa pembicara tidak memaksudkan apa yang diucapkan dalam kalimat itu. Oleh sebab itu, penggal kedua dari kalimat yang diucapkan itu merupakan pembetulan (koreksi) untuk kesalahan yang ada pada panggalan pertama. Contoh:
a. Pak Guru sering memuji anak itu, eh bukan, memarahinya.
b. Dengan ini menyatakan bahwa Sudin lulus, eh maaf, gagal dalam ujian.
7. Paronomasia
Paronomasia adalah jenis majas yang berbentuk kata-kata yang sama bunyinya berbeda artinya (homonim). contoh:
a. Seorang pejabat teras menanti kedatangan ayah di teras rumahku.
b. Kakekku bisa menyembuhkan orang yang terkena bisa ular. (bisa pertama artinya dapat, dan bisa kedua artinya racun).
8. Zeugma
Zeugma adalah majas yang berwujud gabungan dua kata yang berlawanan artinya. Contoh:
- Tua-muda, besar-kecil, kaya-miskin, semuanya akan mati juga.
Kata-kata Penting :
1. Antonim :
Kata yang berlawanan dengan kata lainnya, misalnya buruk lawan dari baik.
2. Homonim :
Kata yang berbeda makna tetapi sama ucapan dan ejaannya, misalnya, "Bisa yang artinya racun ular dengan bisa yang bermakna dapat",
3. Hubungan Sintaksis :
Hubungan sintaksis adalah hubungan kalimat
4. Mudarat :
Keburukan, kejelekan, tidak baik.
5. Polisemi :
Polisemi artinya kata yang mempunyai banyak makna misalnya kepala, Kepala sekolah, kepala suku, kepala karangan.
6. Tarif :
(daftar) harga, sewa, ongkos.
Rangkuman Penting:
Majas diartikan sebagai cara khas dalam menyatakan pikiran dan perasaan dengan jalan membandingkan sesuatu dengan hal atau benda lainnya. Penggunaan majas dimaksudkan pembaca atau pendengar terpengaruh dan yakin apa yang dibaca atau didengarnya. Jadi fungsi utama majas adalah untuk memperjelas maksud orang yang menggunakannya.
Empat golongan majas adalah majas pertentangan, majas perbandingan, majas pertautan, dan majas perulangan. Termasuk dalam majas pertentangan adalah hiperbol, ironi, kiasmus, litotes, oksimoron, paroplisis, paranomasia, zeugma.
Soal-soal latihan:
Jawab dengan benar pertanyaan-pertanyaan ini!
1. Mengapa penulis dan pembaca menggunakan majas dalam tulisan atau pembicaraannya?
2. Tentukan nama majas yang ada pada kalimat-kalimat ini!
a. Alangkah hematnya Anda, rokok pun jisamsu.
b. Saya hanya dapat menghidangkan nasi dan sambal serta air putih untuk anda
c. Saya bangga, maaf, kecewa atas prestasimu yang menurun
d. Bapak dan anaknya sama-sama jadi dokter
e. Semangat juangmu berkobar-kobar
f. Jadi pengantin itu senang tapi jangan senang jadi pengantin
g. Dengam membisu seribu kata sebanearnya hatinya berteriak-teriak agar diperlakukan adil
h. Kasih, akan kutaburkan bunga tanjung di pantai tanjung hatimu.
3. Buatlah contoh kalimat yang mengandung majas ironi!
Demikian pembahasan kita tentang materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra yaitu tentang majas pertentangan. Semoga bermanfaat sebagai bahan pelajaran sekaligus untuk menambah pengetahuan tentang Bahasa Indonesia dan sastra khususnya tentang majas pertentangan. terimakasih sudah berkujung kembali ke blog ini.
Litotes adalah pernyataan yang memperkecil sesuatu untuk merendahkan diri (kebalikan dari hiperbol). Contoh:
Jika ada waktu, saya mengundang bapak untuk singgah di gubuk kami. (Kata gubuk sebagai tempat tinggal yang buruk dan reyot untuk pengganti rumah)
5. Oksimoron
Oksimoron adalah jenis majas yang mengandung penegasan atau pendirian dengan cara menempatkan dua kata yang bertentangan artinya (antonim) dalam suatu hubungan kalimat (sintaksis).
Contoh:
a. Judi itu lebih banyak jelek daripada baiknya.
b. Kearifan seseorang tidak ditentukan oleh usia tua atau muda.
6. Paralipsis
Paralipsis adalah sejenis majas yang digunakan sebagai alat untuk menyatakan bahwa pembicara tidak memaksudkan apa yang diucapkan dalam kalimat itu. Oleh sebab itu, penggal kedua dari kalimat yang diucapkan itu merupakan pembetulan (koreksi) untuk kesalahan yang ada pada panggalan pertama. Contoh:
a. Pak Guru sering memuji anak itu, eh bukan, memarahinya.
b. Dengan ini menyatakan bahwa Sudin lulus, eh maaf, gagal dalam ujian.
7. Paronomasia
Paronomasia adalah jenis majas yang berbentuk kata-kata yang sama bunyinya berbeda artinya (homonim). contoh:
a. Seorang pejabat teras menanti kedatangan ayah di teras rumahku.
b. Kakekku bisa menyembuhkan orang yang terkena bisa ular. (bisa pertama artinya dapat, dan bisa kedua artinya racun).
8. Zeugma
Zeugma adalah majas yang berwujud gabungan dua kata yang berlawanan artinya. Contoh:
- Tua-muda, besar-kecil, kaya-miskin, semuanya akan mati juga.
Kata-kata Penting :
1. Antonim :
Kata yang berlawanan dengan kata lainnya, misalnya buruk lawan dari baik.
2. Homonim :
Kata yang berbeda makna tetapi sama ucapan dan ejaannya, misalnya, "Bisa yang artinya racun ular dengan bisa yang bermakna dapat",
3. Hubungan Sintaksis :
Hubungan sintaksis adalah hubungan kalimat
4. Mudarat :
Keburukan, kejelekan, tidak baik.
5. Polisemi :
Polisemi artinya kata yang mempunyai banyak makna misalnya kepala, Kepala sekolah, kepala suku, kepala karangan.
6. Tarif :
(daftar) harga, sewa, ongkos.
Rangkuman Penting:
Majas diartikan sebagai cara khas dalam menyatakan pikiran dan perasaan dengan jalan membandingkan sesuatu dengan hal atau benda lainnya. Penggunaan majas dimaksudkan pembaca atau pendengar terpengaruh dan yakin apa yang dibaca atau didengarnya. Jadi fungsi utama majas adalah untuk memperjelas maksud orang yang menggunakannya.
Empat golongan majas adalah majas pertentangan, majas perbandingan, majas pertautan, dan majas perulangan. Termasuk dalam majas pertentangan adalah hiperbol, ironi, kiasmus, litotes, oksimoron, paroplisis, paranomasia, zeugma.
Soal-soal latihan:
Jawab dengan benar pertanyaan-pertanyaan ini!
1. Mengapa penulis dan pembaca menggunakan majas dalam tulisan atau pembicaraannya?
2. Tentukan nama majas yang ada pada kalimat-kalimat ini!
a. Alangkah hematnya Anda, rokok pun jisamsu.
b. Saya hanya dapat menghidangkan nasi dan sambal serta air putih untuk anda
c. Saya bangga, maaf, kecewa atas prestasimu yang menurun
d. Bapak dan anaknya sama-sama jadi dokter
e. Semangat juangmu berkobar-kobar
f. Jadi pengantin itu senang tapi jangan senang jadi pengantin
g. Dengam membisu seribu kata sebanearnya hatinya berteriak-teriak agar diperlakukan adil
h. Kasih, akan kutaburkan bunga tanjung di pantai tanjung hatimu.
3. Buatlah contoh kalimat yang mengandung majas ironi!
Demikian pembahasan kita tentang materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra yaitu tentang majas pertentangan. Semoga bermanfaat sebagai bahan pelajaran sekaligus untuk menambah pengetahuan tentang Bahasa Indonesia dan sastra khususnya tentang majas pertentangan. terimakasih sudah berkujung kembali ke blog ini.
MATERI BAHASA INDONESIA DAN SASTRA : MAJAS PERTENTANGAN
VISIUNIVERSAL | Blog Tentang Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Teknologi, Tips Cara Belajar Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Seumur Hidup
at
January 28, 2014









